PPKM Darurat
PPKM Darurat Diperpanjang Sampai 26 Juli, Pengamat Pasar Keuangan: Rupiah Makin Lemah
PPKM darurat bisa memicu kekhawatiran pasar dan mendorong pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Pengamat Sebut PPKM Diperpanjang 5 Hari Bisa Dorong Pelemahan Rupiah
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pengamat pasar keuangan, Ariston Tjendra mengatakan, perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat - PPKM darurat bisa memicu kekhawatiran pasar dan mendorong pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Bahkan dia memperkirakan nilai tukar mata uang Garuda bisa anjlok hingga melebihi level psikologis Rp 14.500 per dolar AS.
"Mungkin rupiah bisa bergerak di kisaran Rp 14.450 hingga Rp 14.600 pekan ini. Namun, bila beberapa hari sesudahnya terlihat penurunan kasus, kekhawatiran akan mereda," ujarnya melalui pesan singkat kepada Tribunnews, Selasa (20/7/2021).
Sementara itu, Ariston menjelaskan, optimisme mulai adanya penguatan tergantung dari hasil PPKM darurat 5 hari ke depan.
Baca juga: Fakta Menunjukkan PPKM Darurat Tidak Efektif, Penularan Covid-19 di Kabupaten Bogor Masih Tinggi
Baca juga: Ajukan 7 Persyaratan Jika PPKM Darurat Diperpanjang, Anggota DPR: Presiden Pimpin Langsung
"Saya malah was-was PPKM bisa diperpanjang lagi kalau hasilnya tidak sesuai harapan," katanya.
Sedangkan, kalau PPKM memang dilaksanakan secara ketat dan prokes dijalankan oleh masyarakat dengan baik, hasilnya tentu dinilai akan bagus.
Ariston menambahkan, vaksinasi yang gencar juga membantu menurunkan penularan dan mencegah rumah sakit penuh karena vaksin mencegah pemburukan kondisi orang yang terkena virus.
"Sudah ada bukti dari beberapa negara bahwa penerapan pembatasan yang ketat akan mengurangi penularan," pungkasnya.
Dikutip dari Bank Indonesia hari Rabu (21/7/2021), kurs dollar AS terhadap rupiah untuk jual Rp 14.596,62, sedangkan kurs beli Rp 14.451,38
PPKM Darurat Diperpanjang Hingga 26 Juli 2021, Kata Jokowi Jika Turun Akan Dibuka Bertahap
Mulai hari Senin (26/7/2021) depan, bila kasus Covid-19 terus menurun, maka pemerintah akan melonggarkan PPKM Darurat.
Seperti diberitakan, Presiden Joko Widodo mengumumkan perpanjangan PPKM Darurat hingga tanggal 26 Juli 2021.
Presiden Jokowi menyampaikan hal tersebut pada Selasa (20/7/2021) malam.
"Jika tren terus menurun, maka 26 Juli 2021 pemerintah akan melakukan pembukaan (PPKM Darurat) secara bertahap," ujar presiden seperti dikutip siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden.
Baca juga: Penyekatan Area Tangsel-Jaksel Terkendali, Polisi Tunggu Instruksi Perpanjangan PPKM Darurat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kurs-rupiah-hari-ini__9988888.jpg)