Senin, 4 Mei 2026

Teknologi

Kolaborasi Cadence dan NVIDIA Kerja Sama, Hadirkan AI yang Mampu Percepat Proses Desain Lebih Cepat

Cadence dan NVIDIA menggabungkan AI berbasis agen, simulasi berbasis fisika, dan digital twin untuk percepat proses rekayasa semikonduktor.

Tayang:
Istimewa
Kolaborasi Cadence dan NVIDIA menggabungkan teknologi AI berbasis agen, simulasi fisika, dan konsep digital twin atau kembaran digital untuk mempercepat proses desain di berbagai sektor, mulai dari semikonduktor, sistem AI, hingga pusat data skala besar. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Perusahaan teknologi Cadence Design Systems dan perusahaan GPU NVIDIA memperluas kemitraan mereka untuk menghadirkan teknologi rekayasa berbasis kecerdasan buatan (AI) yang lebih cepat dan efisien. 

Melalui kerja sama ini, kedua perusahaan menggabungkan teknologi AI berbasis agen, simulasi fisika, dan konsep digital twin atau kembaran digital untuk mempercepat proses desain di berbagai sektor, mulai dari semikonduktor, sistem AI, hingga pusat data skala besar.

Presiden dan CEO Cadence, Anirudh Devgan, mengatakan bahwa perkembangan AI kini mengubah cara kerja para insinyur dalam merancang teknologi.

“AI berbasis agen dan digital twin sedang mengubah seluruh lanskap rekayasa mulai dari desain semikonduktor hingga sistem AI berskala besar,” ujar Anirudh dalam keterangan resmi, Senin (4/5/2026).

Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan NVIDIA memungkinkan proses desain dan realisasi fisik menjadi lebih terhubung, sehingga menghasilkan kecepatan dan akurasi yang lebih tinggi.

Teknologi ini juga memungkinkan simulasi dilakukan lebih realistis sebelum produk benar-benar dibuat.

Sementara itu, CEO NVIDIA, Jensen Huang, menilai kemitraan ini sebagai langkah besar dalam dunia komputasi modern.

“Kita sedang berada di titik balik dalam komputasi. AI dan komputasi terakselerasi memungkinkan kita menguji dan mengembangkan ide di dunia digital dengan kecepatan serta skala yang belum pernah terjadi sebelumnya,” katanya.

Dengan teknologi yang dikembangkan bersama, proses rekayasa yang sebelumnya memakan waktu lama kini dapat dipercepat secara signifikan.

Cadence dan NVIDIA menyebutkan bahwa alur kerja desain dapat berjalan hingga puluhan bahkan ratusan kali lebih cepat berkat dukungan AI dan simulasi digital.

Kolaborasi ini juga membuka peluang baru dalam pengembangan teknologi seperti robotika, kendaraan otonom, hingga pusat data berbasis AI.

Salah satu penerapannya adalah penggunaan digital twin untuk mensimulasikan pusat data, sehingga perusahaan dapat mengoptimalkan penggunaan energi dan performa sistem sebelum diterapkan di dunia nyata.

Dengan langkah ini, Cadence dan NVIDIA ingin mendorong perubahan besar dalam cara teknologi dirancang, dari proses konvensional menjadi berbasis AI yang lebih cepat, efisien, dan akurat.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved