Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Instruksi Kasatpol PP DKI kepada Anak Buahnya: Jangan Buat Masyarakat Lebih Sakit dengan Arogansi

Arifin juga mengatakan kondisi seperti saat ini banyak masyarakat yang tengah kesulitan.

Editor: Yaspen Martinus
Warta kota
Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin menginstruksikan jajarannya tidak mengambil barang milik pedagang, saat menegakkan aturan di masa PPKM Darurat. 

Arifin, mengatakan mereka yang kedapatan terjaring penindakan, disanksi kerja sosial dan denda administratif.

Pemberian sanksi bertujuan untuk memberi efek jera.

Baca juga: Kebut Program Vaksinasi, Jokowi Minta Stok 19 Juta Dosis Vaksin di Daerah Segera Dihabiskan 

"Sanksi ini untuk memberikan efek jera."

"Menggunakan masker ini penting untuk keselamatan diri kita dan orang lain dari paparan Covid-19," kata Arifin kepada wartawan, Sabtu (17/7/2021).

Arifin menuturkan, dalam rentang waktu yang sama, ditemukan pula pelanggaran pada 768 restoran atau rumah makan, 179 kantor, dan 605 tempat usaha lain yang turut kena sanksi.

Baca juga: Pemerintah Tambah 2 Ribu Tempat Tidur Perawatan Pasien Covid-19 Gejala Sedang di Jakarta

Petugas umumnya mendapati pelanggaran berupa operasional yang melebihi ketentuan pembatasan, tak menerapkan protokol kesehatan, serta bukan sektor yang dikecualikan.

Sanksi yang diberikan bagi tempat usaha yang melanggar yakni pembubaran, teguran tertulis, penutupan 3 x 24 jam, dan denda.

"Jumlah denda yang terkumpul dari seluruh pelanggaran selama PPKM darurat periode 3 sampai 14 Juli 2021 mencapai Rp 94 juta," katanya.

Baca juga: Menteri Agama: Di Islam Ada Hukum Ketaatan pada Allah, Rasul, dan Pemerintah

Arifin menegaskan, pengawasan dan penindakan jajaran Satpol PP DKI ditingkatkan menjadi dua kali lipat, selaras dengan meningkatnya tren kasus Covid-19 di ibu kota.

Tujuannya supaya masyarakat sadar, dan bertanggung jawab untuk berkontribusi memutus rantai penyebaran Covid-19.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved