Breaking News:

Virus Corona

Penahanan Ditangguhkan, Dokter Lois Tetap Tersangka dan Diproses Hukum

Menurutnya, Polri hanya memberikan penangguhan penahanan kepada tersangka.

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/REZA DENI
Dokter Lois Owien keluar dari ruang penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Senin (12/7/2021) pukul 18.58 WIB. Ia menjadi tersangka kasus penyebaran berita bohong dan membuat keonaran di masyarakat, terkait pernyataannya soal pandemi Covid-19. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto memastikan proses hukum terhadap dr Lois Owien tetap berjalan, meskipun tidak ditahan penyidik.

Ia menuturkan, Lois masih menyandang status tersangka dalam kasus penyebaran berita bohong (hoaks) maupun membuat keonaran di masyarakat.

"Proses hukum tetap jalan," kata Agus saat dikonfirmasi, Selasa (13/7/2021) siang.

Baca juga: UPDATE Vaksinasi Covid-19 RI 12 Juli 2021: Suntikan Pertama 36.368.191, Dosis Kedua 15.036.468 Orang

Tidak jadi ditahannya Lois Owien, bukan berarti perkara kasus ini ditutup.

Menurutnya, Polri hanya memberikan penangguhan penahanan kepada tersangka.

"Yang bersangkutan diberikan penangguhan penahanan."

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Indonesia 12 Juli 2021: Rekor Lagi! Pasien Baru Tembus 40.427 Orang, 34.754 Pulih

"Tetap tersangka sesuai pasal yang disangkakan kepada yang bersangkutan," jelasnya.

Polisi memutuskan tak menahan dokter Lois Owien, setelah mengakui kesalahan atas sejumlah opini mengenai Covid-19, saat diperiksa intensif oleh pihak kepolisian.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Slamet Uliandi menerangkan, Lois memberikan sejumlah klarifikasi atas pernyataannya selaku dokter terkait pandemi Covid-19.

Baca juga: Bentrok di Poso, Satgas Madago Raya Tembak Mati Dua Anggota MIT Pimpinan Ali Kalora Cs

"Segala opini terduga yang terkait Covid, diakuinya merupakan opini pribadi yang tidak berlandaskan riset."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved