Breaking News:

Virus Corona

Kabareskrim Minta Produsen Jangan Tarik Obat dari Pasaran Kalau Cuma untuk Sesuaikan HET di Kemasan

Sebab, banyak produsen yang menarik kembali produk obatnya untuk menyesuaikan harga yang tertera pada kemasannya.

Editor: Yaspen Martinus
Istimewa
Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto meminta produsen obat tidak menarik produknya dari pasaran, untuk menyesuaikan harga eceran tertinggi (HET) terbaru dari pemerintah. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto meminta produsen obat tidak menarik produknya dari pasaran, untuk menyesuaikan harga eceran tertinggi (HET) terbaru dari pemerintah.

Agus sudah meminta pihak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menerbitkan surat edaran, terkait pencoretan harga yang terlanjur tertera di kemasan obat, tanpa harus mengubah kembali kemasan.

"Saya sudah sarankan kepada Dirjen Farmakes Kemenkes untuk buat surat edaran terkait pencoretan dan invoice tadi."

Baca juga: Edhy Prabowo: Kalau Ada yang Bilang Saya Orang yang diambil Prabowo dari Comberan, Itu Benar

"Kepada Pak Menkes juga sudah kami sarankan demikian," kata Agus saat dikonfirmasi, Senin (12/7/2021).

Ia menuturkan, langkah ini untuk mencegah kekosongan obat-obatan di pasaran.

Sebab, banyak produsen yang menarik kembali produk obatnya untuk menyesuaikan harga yang tertera pada kemasannya.

Baca juga: 1,47 Juta Nakes Indonesia Bakal Dapat Suntikan Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga, Pakai Moderna

"Pasca-terbitnya HET baru, para produsen harus menarik distribusi obatnya untuk mengubah dengan kemasan primer dan sekunder yang memuat HET baru."

"Ini kan butuh waktu yang cukup lama dan bisa berakibat kekosongan obat," ujarnya.

Dia memahami kegelisahan produsen obat yang tak mau melanggar HET pemerintah.

Baca juga: Keberatan Dituntut 5 Tahun Penjara, Edhy Prabowo: Saya Masih Memiliki Istri Salihah dan Tiga Anak

Atas dasar itu, ia meminta produsen obat cukup mencoret harga yang tertera di kemasan, dan sesuaikan dengan HET.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved