Breaking News:

Virus Corona

Istana: Lapor Polisi Jika Ada Harga Obat Tak Wajar, Negara Sebagai Orang Tua akan Lindungi Rakyat

Di sejumlah tempat penjualan maupun di aplikasi penjualan online, harga obat-obatan dan alkes melambung tinggi, di luar batas kewajaran.

Editor: Yaspen Martinus
Kompas.com
Joanes Joko, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, meminta masyarakat tidak ragu melaporkan kepada polisi, jika menemukan penjual obat dan alat kesehatan (alkes) dengan harga tidak wajar. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Joanes Joko, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, meminta masyarakat tidak ragu melaporkan kepada polisi, jika menemukan penjual obat dan alat kesehatan (alkes) dengan harga tidak wajar.

Joanes berujar, seiring meningkatnya angka penderita Covid-19, terjadi pula peningkatan permintaan kebutuhan akan obat-obatan, yang diyakini mampu menyembuhkan Covid-19 dan sejumlah alkes pendukung lainnya.

Situasi ini dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mengambil keuntungan secara tidak wajar.

Baca juga: Berterima Kasih kepada Vaksinator, Panglima TNI: Kalian Kesatria Negara

Akibatnya, di sejumlah tempat penjualan maupun di aplikasi penjualan online, harga obat-obatan dan alkes melambung tinggi, di luar batas kewajaran.

"Tim Kantor Staf Presiden dalam beberapa hari terakhir ini telah mendapatkan masukan dan laporan dari berbagai lapisan masyarakat mengenai kondisi ini," ujar Joanes lewat keterangan tertulis, Sabtu (3/7/2021).

Terkait hal ini, ucap Joanes, masyarakat diminta jangan ragu melaporkan bila mengetahui oknum yang mempermainkan harga dan tidak bertanggung jawab tersebut, kepada pihak berwajib.

Baca juga: UPDATE Vaksinasi Covid-19 RI 3 Juli 2021: Suntikan Pertama 31.573.240, Dosis Kedua 13.922.732 Orang

"Jangan takut dan ragu, laporkan kepada kepolisian terdekat."

"Dalam situasi darurat kemanusiaan ini, tidak boleh ada pihak-pihak yang memanfaatkan demi kepentingan pribadi sesaat," tuturnya.

Sebab, lanjut dia, di saat seperti ini, antar-masyarakat harus menunjukkan empati dan solidaritas sebagai sesama anak negeri, untuk bisa keluar dari situasi ini.

Baca juga: Tanggapi PPKM Darurat, PKL Penjual Kopi di Tanah Abang: Tak Dilarang Pun, yang Beli Juga Enggak Ada

"Kami juga akan terus mengomunikasikan kepada Kepolisian Republik Indonesia untuk tidak segan-segan mengejar dan mengambil langkah hukum kepada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab tersebut."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved