Pendidikan
SMA Dian Harapan Masuk 10 Besar Nilai UTBK Terbaik Tahun 2020, Ini Kunci Keberhasilannya
SMA Dian Harapan di Kalideres, Jakarta Barat masuk ke dalam 10 besar nilai tertinggi UTBK tahun 2020
Penulis: Desy Selviany | Editor: Dian Anditya Mutiara
WARTAKOTALIVE.COM, KALIDERES - SMA Dian Harapan di Kalideres, Jakarta Barat masuk ke dalam 10 besar nilai tertinggi UTBK tahun 2020 lalu.
Sekolah yang terletak di Jalan Bedugul itu berada di peringkat kedelapan.
Hal itu berdasarkan informasi dari website resmi LTMPT https://top-1000-sekolah.ltmpt.ac.id/site/index
Head of School SMAS Dian Harapan Budi Rumantya membenarkan informasi tersebut.
Budi mengatakan, bahwa ada 27 siswa SMAS Dian Harapan yang mengikuti UTBK tahun 2020 lalu.
Baca juga: Anak Petani di Kota Batu Ini Raih Nilai Sempurna 1.000 Pada UTBK SBMPTN 2021, Diterima di UIN Malang
Dari ke-27 siswa itu, rata-rata mendapatkan nilai 589,811.
Budi mengatakan bahwa pihaknya tidak memiliki kiat khusus sehingga siswanya mendapatkan nilai UTBK 10 besar nasional.
"Sekolah tidak memberikan pelatihan khusus karena pembelajaran sekolah diupayakan agar sesuai dengan konteks kehidupan yang terjadi di sekitar," ujar Budi dihubungi Selasa (22/6/2021).
Selain itu kata Budi, dalam bidang pendidikan, SMA Dian Harapan juga lebih utamakan meningkatkan daya kritis siswa dalam mengaplikasikan pengetahuan di kehidupan sehari-hari.
Maka kata Budi, tidak heran yang menjadi mata pelajaran nilai tertinggi di SMA Dian Harapan ialah bidang Pengetahuan dan Pemahaman Umum dengan skor 664,67 atau urutan 2 nasional.
Baca juga: SMAK 5 PENABUR dan SMAK 6 PENABUR Raih Nilai Tinggi UTBK 2020 Tingkat Nasional, Berikut Kiatnya
Sementara kuantitatif masuk urutan 50 nasional dengan skor 696,83.
"Jadi menurut kami prestasi tertinggi kami pada aspek Pengetahuan dan Pemahaman Umum," terangnya.
Bidang pengetahuan tersebut lebih didorong di SMAS Dian Harapan lantaran dianggap sesuai dengan konteks kehidupan sehari-hari.
Harapannya, apabila siswa dapat mengilhami aspek tersebut maka siswa dapat secara kritis mengaplikasikan pengetahuan itu untuk menjawab permasalahan sehari-hari.
Sehingga kata Budi, peraihan nilai UTBK sebenarnya tidak menjadi fokus utama SMAS Dian Harapan.