Kamis, 14 Mei 2026

Kasus Rizieq Shihab

Rizieq Shihab Mengaku Pernah Bertemu Budi Gunawan di Arab Saudi pada 2017, BIN Membantah

Juru Bicara BIN Wawan H Purwanto memastikan Kepala BIN Budi Gunawan tidak pernah bertemu Rizieq di Arab Saudi pada 2017.

Tayang:
Tribunnews
Rizieq Shihab mengaku bertemu Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan, di sebuah hotel di Jeddah, Arab Saudi, pada Juni 2017. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Rizieq Shihab mengaku pernah bertemu Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan, di sebuah hotel di Jeddah, Arab Saudi, pada 2017 silam.

Pernyataan itu ia sampaikan saat membacakan nota pembelaan alias pleidoi, terkait perkara hasil tes swab palsu di RS UMMI Bogor, di ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (10/6/2021).

Menanggapi pernyataan Rizieq tersebut, BIN angkat suara.

Baca juga: Rizieq Shihab Pernah Bertemu Budi Gunawan dan Tito Karnavian di Arab Saudi, Hasilkan Kesepakatan Ini

Juru Bicara BIN Wawan H Purwanto memastikan Kepala BIN Budi Gunawan tidak pernah bertemu Rizieq di Arab Saudi pada 2017.

“Tentang isu pertemuan dengan Pak BG di Arab Saudi tidak pernah terjadi,” ujar Wawan saat dikonfirmasi Tribunnews, Jumat (11/6/2021).

Muhammad Rizieq Shihab mengaku telah membuka ruang dialog dan rekonsiliasi dengan Pemerintah Indonesia, saat berada di Arab Saudi.

Baca juga: Jokowi Langsung Telepon Kapolri Usai Sopir Kontainer Curhat Dipalak, Siap! Jawab Jenderal Listyo

Pernyataan itu ia sampaikan saat membacakan nota pembelaan alias pleidoi, terkait perkara hasil tes swab palsu, di ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (10/6/2021).

Rizieq mengatakan, pada tahun pertama dirinya berada di Kota Makkah sekira Mei 2017, dia sempat dihubungi Jenderal (Purn) Wiranto, yang saat itu menjabat Menkopolhukam.

Baca juga: Sempat Mangkir, Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Hari Ini Akhirnya Diperiksa Penyidik KPK

Komunikasi antara dirinya dan Wiranto itu, kata Rizieq, membuka kesepakatan dialog dan rekonsiliasi.

"Saya ditelepon Menko Polhukam RI Jenderal TNI (Pur) Wiranto, dan beliau mengajak saya untuk membangun kesepakatan agar tetap membuka pintu dialog dan rekonsiliasi."

"Kami sambut baik imbauan beliau tersebut, karena sejak semula justru itu yang kami harapkan," ungkapnya.

Baca juga: Mantan Direktur KPK: Firli Bahuri Katanya Pancasilais, Masa Dipanggil Komnas HAM Tidak Berani?

Selang sebulan dihubungi Wiranto, tepatnya pada Juni 2017, Rizieq Shihab mengaku bertemu Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan, di sebuah hotel di Jeddah.

Namun, Rizieq Shihab tidak menjelaskan secara detail hasil komunikasi tersebut.

Dia hanya menyatakan pertemuan dirinya dengan Budi Gunawan menghasilkan kesepakatan yang ditandangani Maruf Amin, yang kala itu menjabat Ketua Umum MUI.

Baca juga: AKP Stepanus Robin Pattuju Tetap Jadi Polisi Usai Dipecat KPK, Pelanggarannya Bakal Diperiksa Propam

"Hasil pertemuan tersebut sangat bagus, kita buat kesepakatan tertulis hitam di atas putih yang ditandatangani oleh saya dan Komandan Operasional BIN Mayjen TNI (Pur) Agus Soeharto di hadapan Kepala BIN dan timnya."

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved