Senin, 13 April 2026

Virus Corona Jakarta

Dinkes DKI Identifikasi 988 Klaster Keluarga Dengan Total 2.008 Kasus Covid-19 Pasca Libur Lebaran

Dinas Kesehatan DKI Jakarta Identifikasi 988 Klaster Keluarga Dengan Total Sebanyak 2.008 Kasus Covid-19 Pasca Libur Lebaran

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Dwi Rizki
Dok. Kementerian PUPR
Presiden Joko Widodo menyambangi Wisma Atlet Kemayoran beberapa waktu lalu. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Dinas Kesehatan DKI Jakarta telah mengidentifikasi klaster mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H yang jatuh pada 13 Mei 2021 lalu.

Hasilnya, terdapat 988 klaster keluarga dengan jumlah positif Covid-19 mencapai 2.008 orang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan, klaster mudik itu terjadi berdasarkan identifikasi petugas dari Jumat (21/5/2021) sampai Kamis (10/6/2021).

Penyebaran Covid-19 semakin masif di Jakarta karena adanya interaksi masyarakat saat libur lebaran beberapa waktu lalu.

Angka itu, kata dia, belum termasuk temuan kasus pada Kamis (10/6/2021) ini mencapai 2.096 orang.

“Kami minta masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, jangan melonggarkan protokol kesehatan karena penularan masih terus terjadi,” kata Dwi berdasarkan keterangan yang diterima pada Kamis (10/6/2021).

Dwi menjelaskan, pada Kamis (10/6/2021) ini pihaknya melakukan pengetesan terhadap 15.775 spesimen.

Dari jumlah itu, sebanyak 12.304 orang dites PCR untuk mendiagnosis kasus baru, dengan hasil 2.096 positif dan 10.208 negatif.

Dia merinci, untuk yang positif sekitar 51 persen atau 1.070 kasus merupakanh hasil tracing Puskesmas yang mayoritas dilakukan di RT PPKM Mikro. Sementara 49 persen atau 1.026 kasus positif ditemukan di fasilitas kesehatan.

Baca juga: Sandiaga Uno: Kerja Sama HKBP-BPODT Diharapkan Tingkatkan Ekonomi dan Lapangan Kerja di Sumut

“Kami terus memasifkan 3T, tapi kita bisa lihat di sini bahwa kenaikan kasus memang terjadi pascalibur lebaran dan hari ini,” ujarnya.

Berdasarkan data yang dia punya, distribusi 2.096 kasus positif hari ini tersebat di lima kota dan satu kabupaten di Jakarta.

Dengan rincian, Kepulauan Seribu terdapat dua kasus, Jakarta Barat ada 422 kasus, Jakarta Pusat ditemukan 331 kasus, Jakarta Selatan ada 499 kasus, Jakarta Timur terdapat 637 kasus, dan Jakarta Utara ada 205 kasus.

Dwi memaparkan, dari jumlah kasus positif tersebut, sebanyak 760 kasus atau 36 persen adalah orang tanpa gejala.

Baca juga: Sukses Ciptakan Alat Deteksi Mata Air, Jarot Minta Ganjar Pranowo Perhatikan Nasib Kaum Difabel

Sementara 1.336 kasus atau 64 persen memiliki gejala dan 232 orang di antaranya menjalani perawatan di rumah sakit.

“Jika dilihat penambahan kasusnya terjadi di 43 dari 44 Kecamatan di DKI Jakarta. Hanya Kecamatan Kepulauan Seribu Utara yang tidak ada penambahan,” jelasnya.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved