Pilpres 2024

Wacana Duet Mega-Prabowo di Pilpres 2024, Tjahjo Kumolo: Tunggu Tanggal Mainnya Saja

Pro Mega Center mendorong Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri kembali maju menjadi calon presiden.

Facebook
Pro Mega Center mendorong Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri kembali maju menjadi calon presiden, dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dinilai berpotensi mendampingi Megawati. 

Sementara, Partai Gerindra menampung usulan publik yang mewacanakan menduetkan kembali Megawati Sukarnoputri-Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

"Saya pikir semua opsi masih bisa terbuka, usulan dari masyarakat kita tampung, kita pikirkan," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/6/2021).

Habiburokhman mengatakan, keputusan terkait pilpres tetap menunggu keputusan Prabowo selaku Ketua Umum Partai Gerindra.

Baca juga: Harun Masiku Ada di Indonesia Atau Luar Negeri? Polri Mengaku Belum Tahu

Kesediaan Menteri Pertahanan itu maju pada pesta demokrasi 2024 dinanti kader.

"Beliau harus menyatakan kesediaannya nanti, baru kita benar-benar resmi mencalonkan beliau," ucap anggota Komisi III DPR itu.

Habiburokhman mengatakan, kader Gerindra kukuh mendorong Prabowo maju sebagai capres.

Baca juga: Mahfud MD: Korupsi Sekarang Semakin Gila, APBN Belum Jadi Saja Sudah Dikorupsi

Restu kader tersebut disuarakan sejak 2019.

"Pada akhirnya kesediaan beliau lah (Prabowo) yang akan menentukan (jadi capres)," cetusnya.

Berharap Pilpres 2024 Tidak Digelar Dua Ronde

Hasto memastikan, PDIP akan berkoalisi dengan partai yang memiliki kesamaan ideologi.

Harapannya, kata Hasto, pasangan capres dan cawapres yang ada hanya dua dan dipastikan pilpres digelar satu ronde.

"Maka kami akan bangun koalisi sehingga paling tidak pemilu ke depan hanya diikuti dua pasangan calon, tidak akan ada dua pilpres, dua ronde."

Baca juga: UPDATE Investigasi Kecelakaan Sriwijaya Air SJ182, KNKT Temukan Problem pada Pengatur Tenaga Mesin

"Supaya energi bangsa ini bisa difokuskan untuk mengatasi berbagai persoalan," cetus Hasto.

Sebelumnya, Sekretaris jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani berbicara peluang partainya berkoalisi dengan PDIP, pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Kata Muzani, kemungkinan Gerindra dan PDIP bekerja sama di Pilpres 2024, karena Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto memiliki hubungan yang baik dengan Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved