Pilpres 2024

Wacana Duet Mega-Prabowo di Pilpres 2024, Tjahjo Kumolo: Tunggu Tanggal Mainnya Saja

Pro Mega Center mendorong Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri kembali maju menjadi calon presiden.

Facebook
Pro Mega Center mendorong Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri kembali maju menjadi calon presiden, dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dinilai berpotensi mendampingi Megawati. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Mantan Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo angkat bicara mengenai wacana kembali menduetkan Megawati Sukarnoputri dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Menurut Tjahjo, hanya waktu yang bisa menjawab wacana tersebut.

"Tak bisa berandai-andai."

Baca juga: DAFTAR Terbaru Zona Merah Covid-19 di Indonesia: Melonjak Jadi 17, Sumatera Terbanyak, di Jawa Ada

"Tunggu tanggal mainnya saja," kata Menteri PANRB itu, usai menghadiri rapat di Komisi II DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (8/6/2021).

Sebelumnya, Pro Mega Center mendorong Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri kembali maju menjadi calon presiden.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dinilai berpotensi mendampingi Megawati.

Baca juga: Saling Mengagumi, Mahfud MD Bakal Angkat Novel Baswedan Jadi Jaksa Agung Jika Jabat Presiden

Hal itu disampaikan Direktur Pro Mega Center Mochtar Mohammad, melalui keterangan tertulis, Senin (7/6/2021).

Pro Mega Center adalah kelompok relawan yang sudah lama aktif mendukung Megawati.

“Pak Prabowo bisa,” ujar Mochtar.

Baca juga: Sudah Pernah Ditangani Dewan Pengawas KPK, Polri Ogah Usut Dugaan Gratifikasi Firli Bahuri

Mochtar mengatakan, duet Megawati dan Prabowo merupakan kesuksesan yang tertunda pada Pemilu 2009 lalu.

“2009 kesuksesan yang tertunda,” ucap Mochtar.

Mochtar menilai pasangan Megawati-Prabowo dapat membentuk koalisi besar.

Baca juga: KKB Papua Sebut Ilaga Zona Perang, Polri: Itu NKRI, Mereka Siapa?

Menurutnya, duet ketum parpol itu berpotensi membuat tidak ada calon lain yang berani maju di Pilpres 2024.

"Kalau Mega-Prabowo bisa potensi koalisi besar mengarah satu pasang atau konsesus."

"Enggak ada yang berani maju," cetus Mochtar.

Baca juga: Teroris JAD Jadikan Merauke Tempat Persembunyian, tapi Tetap Terendus Densus 88

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved