Selasa, 14 April 2026

Berita Nasional

Perkuat Layanan, Perpustakaan Nasional RI Jalin Kerja Sama dengan Perpusnas Republik Islam Iran

Perpusnas RI bekerja sama dengan dengan Perpustakaan dan Arsip Nasional Republik Islam Iran untuk memperkuat layanan perpustakaan.

Penulis: Ign Agung Nugroho |
Istimewa
Penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) antara Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando dengan Kepala Perpustakaan dan Arsip Nasional Republik Islam Iran, Ashraf Boroujerdi secara virtual pada Senin (31/5/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Guna memperkuat layanan perpustakaan, Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI kembali menjalin kerja sama dengan Perpustakaan dan Arsip Nasional Republik Islam Iran

Jalinan kerja sama disahkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) antara Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando dengan Kepala Perpustakaan dan Arsip Nasional Republik Islam Iran, Ashraf Boroujerdi secara virtual pada Senin (31/5/2021).

Dalam kerjasama itu, ada lima ruang lingkup yang disepakati, yakni:

- Pertukaran informasi dan pengalaman dalam bidang perpustakaan dan informasi;

- Pertukaran dan kunjungan para ahli;

- Layanan dan sumber daya perpustakaan seperti bertukar daftar bahan perpustakaan dan bahan perpustakaan;

- Pelatihan, lokakarya, pameran, seminar dan konferensi antarperpustakaan; dan

- Kolaborasi dalam penelitian.

Baca juga: Perpusnas Gelar Workshop Konservasi Bahan Perpustakaan dan Naskah Kuno

Baca juga: Perpustakaan di Kemenkes Diharapkan Bisa Memberikan Informasi dan Edukasi Keseharan pada Masyarakat

MoU direncanakan berlaku selama tiga tahun mendatang.

Sebelumnya, Perpusnas menjalin MoU dengan Perpustakaan Nasional Iran pada 2015.

"Kerja sama melalui penandatanganan MoU dilakukan untuk memperkuat layanan perpustakaan. Saat ini, tercatat ada 63 judul buku tercetak mengenai Iran yang tersedia di layanan koleksi mancanegara di Perpusnas," kata Syarif Bando.

Selain itu, kerjasama ini sekaligus untuk memastikan fungsi masing-masing lembaga dapat berkontribusi secara signifikan melalui layanan informasi yang dimiliki.

Baca juga: Tingkatkan Literasi di Daerah, Kepala Perpustakaan Nasional Kukuhkan Bunda Baca Nagekeo

"Hal ini untuk pembangunan nasional dan perkembangan sosial budaya masyarakat, termasuk mendukung edukasi masyarakat dan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, agama, dan kebudayaan kedua negara," katanya.

Hubungan diplomatik antara Indonesia dan Iran sudah berlangsung selama 70 tahun terakhir. 

Selama tujuh dekade, kerja sama di berbagai bidang dibangun menggunakan kemampuan satu sama lain untuk mencapai kepentingan bersama.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved