Breaking News:

Berita Terpopuler

Berita Populer: Anies Baswedan Dibully, Pernikahan Kasus Pencabulan Hingga Aborsi di Pamulang

Berikut ini berita terpopuler di Jakarta dan sekitarnya Sabtu 29 Mei mulai dari Anies Baswedan, pendaftaran Komcad hingga kasus pencabulan

TribunJakarta/Bima
Ilustrasi -- Berita terpopuler Jabodetabek selama 24 jam mulai dari penilaian pemerintah terhadap Anies soal pandemi hingga kasus pencabulan yang dilakukan anak anggota DPRD Kabupaten Bekasi 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Berikut ini berita populer 24 Jam yang terjadi di Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi dan Tangerang, Sabtu (29/5/2021).  

Dimulai dari Pernyataan yang dikeluargan Wakil Menteri Kesehatan yang menyebut Pemprov DKI mendapatkan nilai paling buruk atau E dalam pengendalian Covid-19 selama pekan epidemiologi ke-20, yakni 16-22 Mei 2021 membuat Pemprov DKI khususnya Anies Baswedan menjadi bahan cercaan di media sosial.

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) akan membuka pendaftaran Komponen Cadangan atau Komcad pada 2 Juni 2021. Gimana caranya cek di artikel ini.

Hingga kasus pencabulan yang dilakukan anak anggota dewan di Bekasi yang rencananya akan dinikahkan dengan korban 

Baca juga: SMAS 1 Kristen BPK Penabur Jakarta Barat Bocorkan Resep Masuk Nilai UTBK Tertinggi

Berikut rangkuman berita terpopuler Jabodetabek selama 24 Jam : 

1. Anies Baswedan dibully

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merayakan Lebaran di kediamannya di Lebak Bulus, Jakarta Selatan bersama keluarga tercinta, Kamis (13/5/2021). Anies tampak mengenakan sorban berbendera Palestina.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merayakan Lebaran di kediamannya di Lebak Bulus, Jakarta Selatan bersama keluarga tercinta, Kamis (13/5/2021). Anies tampak mengenakan sorban berbendera Palestina. (TribunJakarta/Bima)

Pernyataan yang dikeluarkan Wakil Menteri Kesehatan yang menyebut Pemprov DKI mendapatkan nilai paling buruk atau E dalam pengendalian Covid-19 selama pekan epidemiologi ke-20, yakni 16-22 Mei 2021 membuat Pemprov DKI khususnya Anies Baswedan menjadi bahan cercaan di media sosial.

Para hatter Anies dengan cepat menyebarkan informasi tersebut berikut dengan narasi-narasi yang menganggap Anies Baswedan tak becus menangani virus corona.

Namun, ternyata informasi yang disampaikan itu keliru.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengaku, pihaknya selalu terbuka untuk berdiskusi dan bekerja sama dalam mengkaji indikator risiko yang merupakan standar baru dari WHO.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved