Breaking News:

Berita Jakarta

Telanjur Dibully di Medsos, Anies Maafkan Menkes soal Penilaian E DKI terhadap Pengendalian Covid-19

Anies Baswedan menekankan, Pemprov DKI Jakarta selalu mengutamakan keselamatan warga dalam penanganan pandemi ini.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Feryanto Hadi
Jobstreet
Anies Baswedan 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR -Pernyataan yang dikeluargan Wakil Menteri Kesehatan yang meneyebut Pemprov DKI mendapatkan nilai paling buruk atau E dalam pengendalian Covid-19 selama pekan epidemiologi ke-20, yakni 16-22 Mei 2021 membuat Pemprov DKI khususnya Anies Baswedan menjadi bahan cercaan di media sosial.

Para hatter Anies dengan cepat menyebarkan informasi tersebut berikut dengan narasi-narasi yang menganggap Anies Baswedan tak becus menangani virus corona.

Namun, ternyata informasi yang disampaikan itu keliru.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, mengapresiasi klarifikasi dan permintaan maaf Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin terkait penilaian E terhadap pengendalian Covid-19 di Jakarta.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengaku, pihaknya selalu terbuka untuk berdiskusi dan bekerja sama dalam mengkaji indikator risiko yang merupakan standar baru dari WHO.

Adapun indikator ini bertujuan melihat laju penularan pandemi dan respons daerah pada penanggulangan wabah Covid-19. Dalam klarifikasi tersebut, Budi juga menyebut, DKI Jakarta adalah salah satu wilayah terbaik dalam penanganan pandemi Covid-19.

Baca juga: Dapat Nilai E Dalam Pengendalian Covid-19 Ketua Fraksi PSI DPRD DKI: Peringatan Keras Bagi Pemprov

Baca juga: Ferdinand Hutahaean Polisikan Dom Adam, Diduga terkait Penyebaran Foto Setengah Telanjang

Melalui keterangan resminya, Anies menekankan, Pemprov DKI Jakarta selalu mengutamakan keselamatan warga dalam penanganan pandemi ini.

Penanganan pandemi sejatinya harus berdasarkan fakta, transparan dan bekerja keras dalam jangka panjang.

"Penilaian dengan skema seperti yang sempat dikeluarkan oleh Wamenkes itu justru berisiko mengganggu kerja serius penanganan pandemi. Untuk itu, kami mengapresiasi klarifikasi Pak Menkes. Pak Menkes paham betul dan sudah terbiasa kerja berbasis sains dan bukti lapangan,” kata Anies pada Jumat (28/5/2021).

"Kami merasakan sekali, sejak Pak Menkes menjabat Desember 2020 lalu, kerja bersama kita jadi amat baik. Beliau cerdas, bijak, open minded, cepat sekali bekerjanya, dan selalu mengutamakan kolaborasi,” tambah Anies.

Baca juga: Suasana Haru Para Karyawan Giant Graha Raya Tangerang Jelang Tempat Kerja Mereka Ditutup Permanen

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved