Virus Corona Jabodetabek

Jangan Cuma Dengar dan Tidur, Kapolsek Tak Turun Langsung Awasi Penyekatan Arus Balik Bakal Dicopot

Jika jajarannya berhasil menekan Covid-19 di wilayahnya, Yusri mengatakan akan ada reward bagi mereka.

Warta Kota/Budi Malau
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran memberikan instruksi kepada kapolsek dan bhabinkamtibmas di Polres Bekasi Kota dan Polres Bekasi Kabupaten. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran memberikan instruksi kepada kapolsek dan bhabinkamtibmas di Polres Bekasi Kota dan Polres Bekasi Kabupaten.

Fadil membicarakan soal penyekatan arus balik mudik.

"Kapolsek memang diharuskan dan diwajibkan turun ke lapangan."

Baca juga: Divonis 18 Tahun Penjara dan Bayar Kerugian Negara Rp 185 M, Maria Pauline Lumowa Masih Pikir-pikir

"Jangan cuma dengar dari Bhabinkamtibmas saja, terus tidur."

"Ini yang dicek oleh Pak Kapolda," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Selasa (25/5/2021).

Jika jajarannya berhasil menekan Covid-19 di wilayahnya, Yusri mengatakan akan ada reward bagi mereka.

Baca juga: Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah: Jumlah Pengangguran Indonesia Berkurang 950 Ribu Orang

"Tapi punishment juga (ada) bagi kapolsek yang tidak turun," tambahnya.

Yusri mengatakan soal hukuman bagi kapolsek yang tidak turun langsung menangani Covid-19.

"Kemungkinan akan diganti. Kapolda memang tegas menyampaikan," sambungnya.

Baca juga: Hari Ini KPK Bahas Nasib 75 Pegawai, Novel Baswedan: Masalahnya di Firli Bahuri, Bukan Lembaga Lain

Sementara, Polda Metro Jaya terus memeriksa pemudik yang kembali ke Jakarta.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, pemudik yang dites Covid-19 hampir mencapai 100 ribu orang.

"Saya informasikan di sini, selama sembilan hari setelah Lebaran, kita sudah memeriksa sekitar 92 ribu warga yang arus pulang mudik warga wilayah hukum Polda Metro Jaya."

Baca juga: Pemerintah Minta Masyarakat Sabar dan Tunggu Giliran Divaksin, Jangan Beli Vaksin Covid-19 Ilegal

"Dari sana, ada 596 yang positif," kata Yusri kepada wartawan, Selasa (25/5/2021).

Yusri menyampaikan, ratusan warga yang terpapar Covid-19 dites di pos-pos penyekatan arus balik mudik.

"Kami temukan di titik-titik penyekatan maupun juga yang dilakukan pemeriksaan swab antigen oleh para Bhabinkamtibmas maupun Kapolsek langsung di polsek-polsek," jelas Yusri.

Baca juga: 279 Juta Data Penduduk Bocor di Internet, Hari Ini Bareskrim Klarifikasi Dirut BPJS Kesehatan

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved