Breaking News:

Aksi Terorisme

Takut Diserang Teroris MIT Saat ke Kebun, Keluarga Korban Bingung Cara Penuhi Kebutuhan Sehari-hari

Apalagi, kata dia, keluarga saat ini enggan beraktivitas di kebun, karena takut menjadi korban keganasan teroris.

Editor: Yaspen Martinus
istimewa
Polisi menyebar foto 11 teroris Poso pimpinan Ali Kelora. Dua diantaranya tewas dalam baku tembak dengan aparat TNI-Polri, Selasa (2/2/2021) di Pegunungan Andole, Poso Pesisir Utara.. 

WARTAKOTALIVE, PALU - Anak salah satu korban pembantaian teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Desa Kalemago, Kecamatan Lore Timur, Kabupaten Poso, meminta aparat TNI-Polri segera menangkap para pelaku.

Ia tidak menyangka Marten Solon, ayahnya, menjadi korban pembantaian bersama tiga warga lain, Selasa (11/5/2021) lalu.

Sebab, peristiwa tersebut membuat pihak keluarga sangat terpukul.

Baca juga: Korban Selamat: Teroris MIT Poso Minta Makanan Sambil Todongkan Pistol, Pakai Rompi Seperti Polisi

Apalagi, kata dia, keluarga saat ini enggan beraktivitas di kebun, karena takut menjadi korban keganasan teroris.

"Harapan kami hanya dari hasil kebun."

"Kami tidak tahu lagi untuk bagaimana memenuhi kebutuhan sehari-hari, mata pencaharian kami mati," ujarnya, Rabu (19/5/2021).

Motif Perampokan

Kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso membunuh empat warga sipil di Pegunungan Pohu, Desa Kalemago, Kecamatan Lore Timur, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Selasa (11/5/2021).

Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Didik Supranoto mengatakan, selain aksi teror, kejadian itu diduga juga bermotif perampokan.

Karena, di lokasi kejadian beberapa barang berharga lainya ikut diambil.

Baca juga: Tak Lagi di Jawa, Peningkatan Kasus Covid-19 Kini Terjadi di Sumatera, Naik Hingga 27,22 Persen

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved