Breaking News:

Virus Corona

Tak Lagi di Jawa, Peningkatan Kasus Covid-19 Kini Terjadi di Sumatera, Naik Hingga 27,22 Persen

Berdasarkan data, Pulau Jawa umumnya berkontribusi pada kasus nasional sekitar 60 - 70 persen.

Editor: Yaspen Martinus
Biro Pers Setpres/Kris
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan, kasus Covid-19 tidak hanya permasalahan di Pulau Jawa, melainkan semua pulau di Indonesia. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Kasus Covid-19 nasional kini tak lagi didominasi Pulau Jawa.

Kini, Pulau Sumatera mengalami peningkatan kasus secara signifikan.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan, kasus Covid-19 tidak hanya permasalahan di Pulau Jawa, melainkan semua pulau di Indonesia.

Baca juga: DAFTAR Terbaru Zona Merah Covid-19 di Indonesia: Menyusut Jadi 12, di Jawa Cuma Satu

Berdasarkan data, Pulau Jawa umumnya berkontribusi pada kasus nasional sekitar 60 - 70 persen.

Tapi, persentase ini mulai menurun sejak Mei 2021 hingga mencapai 11,06 persen dibandingkan Januari 2021.

Sedangkan Pulau Sumatera, dalam periode yang sama, kenaikannya mencapai 27,22 persen, terlihat pada Bulan Mei 2021, jika dibandingkan dengan Januari 2021.

Baca juga: Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, Vaksinasi Covid-19 Diliburkan Dua Sampai Empat Hari

"Apabila tidak diantisipasi, maka Covid-19 akan masuk ke daerah asal anda, sekalipun sebelumnya belum pernah ditemukan kasus," kata Wiku dalam Konferensi pers virtual yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (12/5/2021).

Berdasarkan peta zonasi risiko per 9 Mei 2021, zona oranye (risiko sedang) terdapat pada kabupaten/kota di 33 provinsi di Indonesia.

Zona merah (risiko tinggi) terdapat di kabupaten atau kota yang berada di 7 provinsi.

Baca juga: KPK Nonaktifkan 75 Pegawai yang Tak Lulus TWK untuk Hindari Masalah Hukum Penanganan Kasus

Hal ini, kata Wiku, patut diwaspadai, karena akses antar kabupaten/kota di Indonesia sangat mudah.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved