Arus Balik

Warga Depok yang Mudik Harus Tes Antigen, Dari 742 Pemudik Terdapat 10 Orang Reaktif Covid-19

Warga Depok yang mudik harus tes Antigen, dari 742 pemudik terdapat 10 0rang reaktif Covid-19. Pengurus RT/RW harus lapor warganya yang mudik.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Dodi Hasanuddin
Wartakotalive.com/Vini Rizki Amelia
Warga Depok yang Mudik Harus Tes Antigen, Dari 742 Pemudik Terdapat 10 Orang Reaktif Covid-19. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Warga Depok yang mudik harus Tes Antigen. Dari 742 pemudik terdapat 10 orang reaktif Covid-19.

Pemerintah Kota Depok terus melakukan pengetatan terhadap warganya yang pulang mudik lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah.

Pengetatan ini dilakukan dengan cara menyebar beberapa lokasi untuk dilakukan pengetesan antigen kepada warga yang pulang berlibur.

Lokasi tes tersebut diantaranya ada di Pos Penyekatan depan SPBU Cilangkap, Tapos dan juga Pos Penyekatan Sawangan-Bojongsari.

"Kita juga menyiapkan tes antigen kepada warga pemudik di puskesmas-puskesmas di seluruh wilayah Kota Depok," papar Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Novarita kepada Warta Kota di Balai Kota Depok, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, Kamis (20/5/2021).

Baca juga: Laporan Keuangan Transparansi dan Akuntabel, Pemkot Depok Raih WTP ke-10 Kalinya

Untuk di pos penyekatan, Novarita mengatakan, tes dilakukan secara acak kepada para pengendara yang melintas.

Sedangkan untuk di puskesmas, tes akan dilakukan kepada seluruh warga yang melakukan mudik.

"Yang di puskesmas nanti datanya kami pakai berdasarkan dari laporan RT/RW karena mereka yang mendata siapa-siapa saja warganya yang melakukan perjalanan mudik dan kembali ke Depok lagi," akunya.

Baca juga: Jalan GDC Depok Amblas, Pemenang Tender Diumumkan Juni Perbaikannya Juli 2021 Telan Dana Rp 7 Miliar

Sejak 13 Mei 2021 atau tepatnya pada saat hari lebaran hingga Rabu (19/5/2021) sore, total warga yang telah dilakukan tes antigen di masing-masing lokasi mencapai 700 orang lebih.

"Dari 742 yang sudah dites antigen, 10 diantaranya reaktif," kata Novarita.

Kepada mereka yang reaktif, Novarita mengatakan pihaknya melakukan langkah selanjutnya yakni pemeriksaan berupa swab PCR dan penanganan lainnya.

"Ya kalau memang ternyata positif, kita rawat. Kalau dia bergejala ringan akan dirawat di Wisma Makara UI, kalau gejalanya berat akan dirawat di rumah sakit," paparnya.

Baca juga: Ada 12 Pemudik di Terminal Jatijajar Kota Depok Positif Covid-19 Setelah Jalani Rapid Test Antigen

Sebelumnya, meski ada larangan mudik dari Pemerintah Pusat yang kemudian turun ke Pemerintah Daerah, nyatanya tak membuat hasrat masyarakat untuk mudik padam.

Masih ada saja mereka yang nekat mudik lantaran rindu dan ingin menghabiskan momen Hari Raya bersama keluarga tercinta.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved