Kecelakaan Alutsista

TNI AL Pertimbangkan Kerahkan Robot untuk Evakuasi KRI Nanggala-402 dari Kedalaman 838 Meter

Ali mengatakan, hingga saat ini pihaknya baru bisa mengangkat bagian-bagian kecil dari kapal tersebut.

Editor: Yaspen Martinus
ISTIMEWA
KSAL Laksamana TNI Yudo Margono memimpin upacara tabur bunga bersama keluarga awak KRI Nanggala-402, di geladak KRI dr Soeharso (SHS)-990, di perairan Selat Bali, Jumat (30/4/2021). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - TNI Angkatan Laut mempertimbangkan mengerahkan robot, untuk memasang pengait guna mengevakuasi KRI Nanggala-402 dari kedalaman 838 meter di perairan Laut Bali.

Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muda TNI Muhammad Ali mengatakan, sebenarnya ada opsi lain untuk memasang pengait ke badan KRI Nanggala-402, yakni menggunakan penyelam dengan baju khusus.

Hal tersebut disampaikan Ali saat konferensi pers di RS TNI AL Mintoharjo, Jakarta Pusat, Selasa (4/5/2021).

Baca juga: Jozeph Paul Zhang Belum Tertangkap, Ini Kata Polisi

"Kemungkinan kapal-kapal ini akan dioperasikan, tapi untuk mengangkat memang agak sulit."

"Karena untuk menempelkan pengait dengan barang yang akan diangkat itu butuh tangan."

"Butuh tangan, bisa penyelam, bisa robot."

Baca juga: HUT Perdana, Asimor Dukung Mamsi Berikan 100 Persen ASI Eksklusif

"Kalau penyelam dia harus pakai baju khusus yang bisa sampai kedalaman segitu."

"Nah, ini agak sulit, mungkin akan dibantu robot untuk memasang itu," tutur Ali.

Ali mengatakan, hingga saat ini pihaknya baru bisa mengangkat bagian-bagian kecil dari kapal tersebut.

Baca juga: Rizieq Shihab: Saya Akui Ada Pelanggaran Protokol Kesehatan di Petamburan, tapi Tidak Disengaja

"Sampai saat ini mungkin hanya bagian-bagian kecil saja yang bisa diangkat."

"Namun untuk bagian besar belum."

"Tapi akan kita update lagi terakhir seperti apa, apakah sudah bisa, namun upaya ini terus kita lakukan," papar Ali.

Baca juga: MUI Nyatakan Vaksin Covid-19 Sinopharm Haram tapi Boleh Digunakan karena Kondisi Darurat

Ali mengatakan kapal Angkatan Laut Cina yang turut membantu proses evakuasi KRI Nanggala-402 membawa penyelam dan para ahli.

Ali mengatakan, satu di antara tiga kapal tersebut adalah Scientific Salvage Tan Suo 2, yang membawa ahli oseanografi dan ahli hidrografi.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved