Sambut May Day di Era Pandemi, BP Jamsostek Berikan Bantuan 18 Ribu Sembako kepada Pekerja

Pemberian ribuan sembako itu dilakukan dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional yang jatuh pada 1 Mei.

Editor: Mohamad Yusuf
BP Jamsostek
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah bersama Direktur Utama BP Jamsostek, Anggoro Eko Cahyo, saat memberikan bantuan Paket Ramadan kepada 1.600 tenaga kesehatan di RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (1/5/2021) dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) memberikan sebanyak 18.798 paket sembako kepada perwakilan pekerja dan Serikat Pekerja dan Buruh di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) di Bekasi, Sabtu (1/5/2021).

Pemberian ribuan sembako itu dilakukan dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional yang jatuh pada 1 Mei.

Ribuan sembako yang diberikan secara secara simbolis itu dilakukan bersama Menteri Ketenagakerjaan dan beberapa instansi pemerintahan lainnya seperti Menteri Koordinator Maritim dan Investasi, Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), dan Pemerintah Daerah.

Baca juga: PNS Makassar Punya Harta Rp56 M, Mobil Ford Mustang dan Ribuan Meter Tanah, Siapakah Irwan Rusfiady?

Baca juga: Sewa Jet Pribadi, Miliarder India Kabur dari Negaranya karena Lonjakan Covid-19, Segini Biayanya

Baca juga: Cerita SBY Berada 1 Jam di Kapal Selam, Bayangkan jika Berbulan-bulan, Beri Hormat ke Tentara Kita

Pemberian bantuan ini dilakukan di 34 provinsi dan 415 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.

Pemberian bantuan ini merupakan bentuk empati BP Jamsostek kepada sesama pekerja imbas dari pandemi Covid-19.

Sekaligus perjuangan para relawan dalam bekerja memerangi pandemi Covid-19 ini.

Selain itu dengan bantuan Sembako yang diberikan diharapkan mampu mendukung daya tahan pekerja agar imunitas mereka tetap dalam kondisi prima.

Dalam kegiatan ini Anggoro berpesan kepada Serikat Pekerja dan Serikat Buruh yang hadir untuk turut mendukung program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) karena akan membantu para pekerja yang mengalami PHK karena perusahaan mereka terdampak pandemi Covid-19 ini.

Di tempat terpisah pada peringatan May Day di Wisma Atlet Jakarta, Direktur Utama BP Jamsostek, Anggoro Eko Cahyo, menuturkan bahwa sejatinya 1 Mei ini menjadi momen untuk mengingatkan kita akan hak-hak dasar para pekerja yang tidak boleh dilupakan oleh pemerintah dan pemberi kerja.

“Sesuai tema yang kami usung, peringatan May Day ini kami gunakan sebagai momentum peningkatan layanan dan manfaat kepada pekerja Indonesia melalui perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan serta peningkatan layanan agar lebih cepat, mudah, dan akurat bagi pekerja,” ujarnya.

Menurut Anggoro, di masa masa krisis seperti saat ini, perlindungan dasar bagi pekerja memiliki urgensi yang tinggi seiring dengan peningkatan risiko kerja yang rentan dialami oleh seluruh pekerja.

“Tidak ada capaian yang lebih tinggi bagi kami selain memberikan rasa aman dan kepuasan bagi pekerja peserta BP Jamsostek,” ucap Anggoro.

Baca juga: Viral Oknum Anggota Polsek Kalasan Komentar Negatif Tragedi KRI Nanggala 402, Langsung Dipidana

Hotman Paris akan Biayai Sekolah Anak yang Sempat Larang Ayahnya untuk Bertugas di KRI Nanggala 402

Baca juga: Singgung Nama Wagub DKI, Pengacara Habib Rizieq Sebut Penting Dihadirkan di Persidangan, Ini Katanya

Sementara itu Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah, mengapresiasi seluruh stakeholder ketenagakerjaan khususnya BP Jamsostek dalam mendukung kegiatan ini.

"BP Jamsostek hadir sebagai rumah bagi perlindungan pekerja indonesia yang ada pada saat senang dan susah. Kehadiran dirut tentunya tidak hanya pada momentum ini tapi juga di kesempatan lain untuk lebih dekat dengan pekerja dan pengusaha," ujar Ida.

Dia mengatakan saat ini kondisi perekonomian sedang masa recovery dan tanda-tanda penguatan ini semakin kuat.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved