Breaking News:

Aksi OPM

Berikan Cap Teroris kepada KKB Papua, Pemerintah Dinilai Bingung dan Cari Jalan Pintas

Labelisasi itu, kata Al Araf, justru semakin membuat rasa tidak percaya masyarakat Papua terhadap pemerintah.

Editor: Yaspen Martinus
Facebook/TNPNB
Pemerintah tetapkan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua sebagai organisasi teroris. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Al Araf, Ketua Badan Pengurus Centra Initiative, menilai labelisasi teroris terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB), merupakan cerminan pendekatan keamanan di Papua.

Labelisasi itu, kata Al Araf, justru semakin membuat rasa tidak percaya masyarakat Papua terhadap pemerintah.

Padahal, kata dia, masalah utama konflik di Papua adalah rendahnya rasa saling percaya antara pemerintah terhadap orang Papua, dan orang Papua terhadap Pemerintah Indonesia.

Baca juga: Selain Kirim Permohonan Ekstradisi, Ini yang Dilakukan Polri untuk Ciduk Jozeph Paul Zhang

Hal yang penting untuk dilakukan, kata dia, seharusnya adalah mendorong rasa saling percaya di antara kedua pihak, untuk menyelesaikan konflik.

Sayangnya, kata Al Araf, rasa tidak percaya itu makin kuat akibat labelilasi teroris tersebut.

"Labelisasi dan stigmatisasi kelompok di Papua cermin dari perspektif pendekatan keamanan di Papua," kata Al Araf ketika dihubungi Tribunnews, Jumat (30/4/2021).

Baca juga: Sejak 2010 Hingga 2020, KKB Lakukan 118 Kasus Kekerasan di Papua, TNI 15, Polri 13

Lebih jauh, kata dia, pelabelan teroris tidak menyelesaikan masalah, dan bukan solusi dalam menyelesaikan konflik Papua.

Hal itu, kata dia, justru akan memperkeruh dan menambah masalah baru dalam menyelesaikan konflik Papua secara damai.

Dengan stigma dan label teroris tersebut, kata dia, justru akan menyakitkan bagi masyarkat Papua, karena stigma tersebut sesungguhnya kurang pas dilakukan oleh pemerintah.

Baca juga: Bantu Satgas Nemangkawi Tumpas KKB Papua, Densus 88 Tunggu Perintah Kapolri

"Pemerintah terlihat bingung dan mencari jalan pintas untuk menyelesaikan Papua, akhirnya keliru mencari jalan penyelesaiannya dengan memberi label mereka teroris."

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved