Breaking News:

Cegah Kebocoran Pajak

Cegah Kebocoran Pajak, Pemkab Bekasi Pasang 300 Tapping Box di Tempat Usaha

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi akan melakukan pemasangan sebanyak 300 alat pencatat transaksi elektronik (tapping box) di sejumlah tempat usaha.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Muh Azzam
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi akan melakukan pemasangan sebanyak 300 alat pencatat transaksi elektronik atau tapping box di sejumlah tempat usaha pada tahun ini. Hal itu dilakukan guna mencegah kebocoran dalam pemasukkan pajak daerah. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi akan melakukan pemasangan sebanyak 300 alat pencatat transaksi elektronik atau tapping box di sejumlah tempat usaha tahun ini.

Hal itu dilakukan guna mencegah kebocoran dalam pemasukkan pajak daerah.

Kepala Bidang Pengendalian dan Evaluasi pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bekasi, Akam Muharam mengatakan, ratusan tapping box akan dipasang di hotel, restoran serta tempat parkir yang masuk ke dalam katagori wajib pajak.

Baca juga: KPK Panggil Kepala Biro Administrasi Keuangan Bank Panin di Kasus Suap Pajak

Baca juga: Relaksasi Pajak Cuma Sementara, Kemenkeu Ingin Pelaku Usaha Lakukan Ini

Pemasangan alat perekam transaksi usaha ini untuk menggenjot pendapatan daerah. Khususunya dari pajak daerah.

“Rencananya pemasangan tahap ke dua ini akan diselesaikan di tahun 2020. Tapi karena pandemi Covid-19,  maka akan dilanjutkan tahun 2021 ini. Sehingga nanti total ada 500 alat tapping box yang dipasang sejak 2019," katanya, Kamis (22/4/2021).

Menurut Akam, penggunaan tapping box cukup efektif.

Pasalnya, transaksi tempat usaha sangat jelas terlihat dalam alat tersebut. Sehingga wajib pajak membayar pajak tepat waktu dan tepat jumlah.

Maka itu alat ini bisa sebagai pengawasan, serta ini juga bisa dijadikan acuan untuk melihat data transaksi usaha di setiap bulannya secara periodik.

"Transaksi ini bisa dimonitoring langsung oleh Bapenda. Jadi kita bisa melihat apakah wajib pajak tepat jumlah tidak saat membayar pajak. Ketika diketahui tidak tepat jumlah sesuai, kita bisa melakukan pemeriksaan. Itu kan salah satu fungsi pengawasannya dari situ," katanya.

Baca juga: KPK Didesak Usut Dugaan Bocornya Penggeledahan Kasus Suap Pajak di Kalsel

Baca juga: Tak Miliki Izin hingga Kemplang Pajak, Satpol PP Bongkar Reklame Bermasalah di Kota Bekasi

Penggunaan tapping box sejatinya untuk meningkatkan pendapatan daerah.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved