Breaking News:

Ujaran Kebencian

Berubah Pikiran, Bareskrim Pertimbangkan Tak Minta Imigrasi Cabut Paspor Jozeph Pulang Zhang

Menurut Agus, keputusan tersebut setelah Polri berkoordinasi dengan pihak imigrasi, terkait rencana pencabutan paspor, Selasa (20/4/2021).

Istimewa
Polisi tetapkan Youtuber Paul Zhang sebagai tersangka kasus penodaan agama. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto menyampaikan mempertimbangkan tak mencabut paspor tersangka penodaan agama Jozeph Paul Zhang.

Menurut Agus, keputusan tersebut setelah Polri berkoordinasi dengan pihak imigrasi, terkait rencana pencabutan paspor, Selasa (20/4/2021).

Dari pertimbangannya, pencabutan paspor disebut dapat membuat Jozeph berstatus tanpa negara alias stateless. Hal ini membuat Jozeph menjadi mudah bepergian.

Baca juga: DAFTAR Terbaru Zona Merah Covid-19 di Indonesia: Menyusut Jadi 6, Tak Ada di Pulau Jawa

“Sudah tadi koordinasi dengan Imigrasi kita pertimbangkan."

"Kalau dia menjadi stateless-kan bisa ke mana-mana. Biar aja dulu,” kata Agus di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (21/4/2021).

Ia menyebut pihaknya juga masih tengah mengajukan red notice Jozeph Paul Zhang ke Sekretariat NCB Indonesia di Kantor Pusat Interpol, Lyon, Prancis.

Baca juga: Lansia Umur 104 Tahun Divaksin Covid-19: Enggak Sakit Kok, kenapa Takut?

"Kemarin dari hasil rapat imigrasi dengan berbagai pertimbangan tetap kita upayakan mengajukan red notice ke Interpol."

"Nanti di Lyon akan dibahas apakah bisa masuk red notice atau tidak," tuturnya.

Agus menjelaskan, penerbitan red notice tersebut bertujuan agar ruang gerak Jozeph Paul Zhang tertutup.

Baca juga: DAFTAR Terbaru Zona Hijau Covid-19 di Indonesia: Tetap 9, Ada di Papua, Nias, dan Maluku

Sebab, dia bakal ditolak untuk bepergian ke negara mana pun.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved