Ramadan
Cara Meningkatkan Imunitas Tubuh saat Berpuasa Ramadan
selama puasa Ramadan, pengaturan tubuh secara otomatis dialihkan menjadi pengaturan energy conservation mode.
Penulis: LilisSetyaningsih |
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Berpuasa Ramadan saat pandemi Covid-19 atau virus corona punya peluang dan tantangan tersendiri.
Selama puasa Ramadan, pengaturan tubuh secara otomatis dialihkan menjadi pengaturan energy conservation mode.
Hal itu dikemukakan Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), Dr (Cand) dr Inggrid Tania MSi (herbal).
Dalam rangka efisiensi energi, tubuh mendaur ulang sel-sel imunitas yang sudah tua atau sudah rusak.
Kemudian akan dihasilkan sel-sel imunitas muda yang lebih optimal dan cepat dalam melawan infeksi secara keseluruhan memperbaiki imunitas.
Baca juga: Tidur Cukup Meningkatkan Imunitas Tubuh saat Puasa Bulan Suci Ramadan
Baca juga: Manfaat Vaksinasi Covid-19 saat Berpuasa, Dokter: Imunitas Meningkat 2 Kali Lipat, Ini Penjelasannya
Sistem imun atau imunitas adalah semua mekanisme tubuh untuk mempertahankan keutuhannya terhadap bahaya dari luar tubuh maupun dalam tubuh sendiri.
Berbagai patogen, bakteri, virus, jamur, parasit ditemukan dalam lingkungan hidup dan dapat masuk ke dalam tubuh.
Bila kuman patogen tidak dapat disingkirkan melalui rangkaian mekanisme respon imun akan menimbulkan penyakit, kerusakan jaringan, lalu menyebabkan kematian.
Sedangkan tantangannya masih banyak yang khawatir apakah aman berpuasa selama masa pandemi?
Bagaimana agar tetap sehat, bugar, dan produktif dengan mobilitas tinggi selama berpuasa pada masa pandemi?
"Belum ada studi terhadap hubungan puasa dan risiko Covid-19. Orang sehat seharusnya bisa berpuasa sama seperti tahun-tahun sebelumnya," ujar Inggrid.
Inggrid mengatakannya saat peluncuran Antangin Habbatusauda, belum lama ini.
Baca juga: Cara Inggrid Rhemanty Jaga Imunitas Diri dan Cegah Virus Corona
Baca juga: Cara Dinda Kanya Dewi Menjaga Imunitas Tubuh Agar Tidak Terpapar Covid-19 Lagi
Dia mengatakan, selama berpuasa, kekebalan tubuh seseorang dapat menurun akibat kekurangan asupan nutrisi dan dehidrasi.
Agar ibadah puasa berjalan lancar, masyarakat disarankan mengonsumsi makanan gizi seimbang saat sahur dan berbuka puasa.
Komposisi menu sahur dan berbuka yang baik adalah mengandung karbohidrat, protein dan lemak yang disesuaikan angka kecukupan gizi (AKG) masing-masing.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/jintan-hitam1194.jpg)