Senin, 27 April 2026

VIDEO Tips Memilih Daging Berkualitas Baik untuk Santapan di Bulan Ramadan

Direktur Utama (Dirut) PD Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman membagikan tips cara memilih daging yang berkualitas baik.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Murtopo
Wartakotalive.com/Desy Selviany
Daging yang dijual PD Dharma Jaya di DJ House Meet, Cakung, Jakarta Timur, Senin (12/4/2021). 

Sementara daging karkas umumnya mengikuti harga sapi yang dijual pengusaha atau importir.

Apabila harga sapinya tengah mahal, maka itu otomatis berdampak pada melonjaknya harga daging potong yang dijual.

Baca juga: VIDEO Harga Daging Sapi Impor di Bekasi Diprediksi Naik hingga Rp 140.000 per Kilogram saat Puasa

Maka dari itu harga daging beku jauh lebih mudah dikendalikan ketimbang daging karkas.

Selain itu, untuk hindari daging gelonggongan, masyarakat diimbau membeli daging di tempat-tempat yang sudah tersertifikasi menjual pangan.

Misalnya saja seperti membeli daging sapi di pasar-pasar yang dikelola PD Pasar Jaya, toko-toko daging tersertifikasi, dan pasar-pasar modern yang sudah memiliki izin resmi.

"Daging gelonggongan juga biasanya lebih mudah membusuk karena kandungan airnya lebih banyak," ungkapnya.

Baca juga: Diprediksi Naik, Minat Pembeli Daging Sapi Jelang Puasa di Pasar Baru Bekasi Justru Cenderung Turun

Raditya menjamin bahwa daging yang dikelola BUMD PD Pasar Jaya merupakan daging berkualitas baik.

Sebab, dalam pemotongan, mereka sudah mengikuti standar syariat Islam dan standar internasional dalam pemotongan hewan ternak.

Pun termasuk dengan daging-daging impor yang dipotong di PD Dharma Jaya dipastikan sudah sesuai dengan syariat islam.

Karena setelah semua syarat sudah terpenuhi maka baru bisa terdaftar di Kementerian Pertanian.

"Jadi dipastikan pemotongan daging sudah penuhi syarat syariat Islam juga higenitasnya," tegasnya.

Selain itu, pihak PD Dharma Jaya juga memotong sapi yang tidak dalam keadaan stres.

Karena sapi yang dipotong dalam keadaan stres, biasanya akan memiliki kualitas daging yang keras karena seluruh otot tegang saat dipotong. (m24)

Sumber: WartaKota
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved