Sabtu, 11 April 2026

VIDEO Tips Memilih Daging Berkualitas Baik untuk Santapan di Bulan Ramadan

Direktur Utama (Dirut) PD Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman membagikan tips cara memilih daging yang berkualitas baik.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Murtopo
Wartakotalive.com/Desy Selviany
Daging yang dijual PD Dharma Jaya di DJ House Meet, Cakung, Jakarta Timur, Senin (12/4/2021). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Desy Selviany

WARTAKOTALIVE.COM, CAKUNG - Jelang Ramadan, daging menjadi santapan umum bagi para keluarga di Ibukota Jakarta.

Pemilihan daging yang tepat akan membuat masakan tetap lezat dan higenis.

Direktur Utama (Dirut) PD Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman membagikan tips cara memilih daging yang berkualitas baik.

Pada umumnya kata Raditya, tidak ada perbedaan antara daging beku dan daging karkas.

Daging karkas ialah daging dari satu ekor sapi yang dipotong kemudian langsung dijual di pasaran.

Baca juga: PD Dharma Jaya Pastikan Stok Daging Aman Jelang Bulan Ramadan, Ada Pasokan Daging Kerbau dari India

Daging beku kata Raditya memiliki kualitas sama baiknya dengan daging karkas.

"Bedanya hanya daging beku punya umur ketahanan lebih lama karena dibekukan. Setelah esnya mencair kualitas daging beku sama saja dengan daging baru dipotong," jelas Raditya ditemui di kantornya di kawasan Cakung, Jakarta Timur, Senin (12/4/2021).

Soal kehigenisan, daging beku yang diolah PD Dharma Jaya juga bisa diuji. Raditya menjamin seluruh daging beku yang dikelolanya cukup baik.

Baca juga: VIDEO PD Dharma Jaya Pastikan Stok Daging Aman untuk Ramadan dan Idul Fitri Tahun Ini

Sebab kata Raditya pemotongan daging beku di tempatnya sudah sesuai standar yang berlaku.

Dimana usai sapi dipotong, daging langsung masuk ke ruangan pendingin, sehingga tidak diberi kesempatan bakteri untuk tumbuh di daging potong tersebut.

Sehingga usai daging beku dicairkan, kualitas dan rasanya sama saja dengan daging karkas.

Baca juga: PD Dharma Jaya Buka Peluang UKM Jual Daging Potong, Modal Hanya Rp 3 Juta dan Freezer

Pengolahan daging beku juga kata Raditya memudahkan pemerintah dalam mengontrol harga daging agar tidak melonjak tajam.

Sebab, daging beku dapat dipotong kapan saja dan disimpan sebagai stok.

Sehingga harganya dapat diatur dan dikendalikan saat kebutuhan meningkat seperti hari raya besar.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved