Breaking News:

Pilpres 2024

Punya Modal Awal 7 Juta Anggota Banser, Bagaimana Peluang Gus Yaqut di Pilpres 2024?

Yaqut Kholil Qoumas atau Gus Yaqut berpotensi menjadi pesaing Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar sebagai kandidat calon presiden pada 2024.

Editor: Feryanto Hadi
Istimewa
Yaqut Cholil Qoumas, Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Sosok Menteri Agama Yaqut Kholil Qoumas atau Gus Yaqut tiba-tiba dikaitkan dengan kontestasi pemilihan presiden 2024.

Penyebabnya, kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu kerap menjadi perhatian publik lantaran pernyataan-pernyataannya yang menimbulkan pro dan kontra.

Meski kerap mendapatkan kritik bahkan 'serangan' dari oposisi, Gus Yaqut yang juga Ketua Umum Banser tersebut mendapatkan tambahan dukungan dari kaum yang kerap menyebut dirinya nasionalis.

Baca juga: Pasha Ungu Bicara Peluang Maju Pilkada DKI, Siap Jika Ditugaskan Partai, Berani Lawan Gibran?

Baca juga: Popularitas Gus Yaqut Geser Cak Imin, Arief Poyuono Sebut Panglima Banser Bisa Ramaikan Pilpres 2024

Apalagi, Gus Yaqut kerap melayangkan komentar terkait radikalisme dan plurarisme.

Terakhir, soal usulannya soal doa semua agama dalam setiap acara Kementerian Agama (Kemenag) yang mendapatkan pertentangan keras dari banyak pihak.

Atas berbagai kontroversi itu, nama Gus Yaqut dianggap makin populer.

Bahkan, politikus Partai Gerindra Arief Poyuono menilai Menteri Agama Yaqut Kholil Qoumas atau Gus Yaqut berpotensi menjadi pesaing Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar sebagai kandidat calon presiden pada 2024.

Poyuono menyatakan itu setelah menanggapi pemberitaan mengenai tingkat kepopuleran Gus Yaqut yang mulai menyalip Cak imin.

"Saingan cak imin sebagai capres 2024 itu Menag," tulis Arief Poyuono di twitter pada Sabtu (10/4/2020).

Baca juga: Kang Dede Batalkan Kajian Ramadan di Pelni, Fadli Zon: Akibat BUMN Diisi Relawan Pilpres Parasit

Baca juga: Gus Yaqut Getol Lawan Politik Identitas, Arief Poyuono Kagum: Jangan-jangan dia Reinkarnasi Gusdur

Di sisi lain, Arief Poyuono menyinggung soal kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret nama Cak Imin beberapa tahun silam.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved