Breaking News:

Kriminalitas Jakarta

TERBONGKAR, Puluhan TKI Ilegal Tujuan Timur Tengah Ditampung di Apartemen Kawasan Kelapa Gading

Petugas menyasar tiga kamar dimana ada puluhan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal yang akan diberangkatkan ke sejumlah negara di Timur Tengah

Wartakotalive.com/Junianto Hamonangan
BP2MI menggerebek sebuah apartemem di Kelapa Gading, Jakarta Utara terkait puluhan PMI yang akan diberangkatkan ke Timur Tengah. 

WARTAKOTALIVE.COM, KELAPAGADING-- Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menggerebek sebuah apartemen di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (7/4/2021) malam.

Pada kesempatan itu petugas menyasar tiga kamar dimana ada puluhan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal yang akan diberangkatkan ke sejumlah negara di Timur Tengah.

Kepala UPT BP2MI DKI Jakarta Mukarom Ashadi mengatakan dari puluhan calon PMI tersebut kebanyakan berasal dari Nusa Tenggara Barat dengan jenis kelamin perempuan.

Baca juga: Ganjar Pastikan TKI Pembawa Virus Corona B.1.1.7 di Brebes Sudah Jalani Isolasi Mandiri

"Setelah kita kumpulkan, semua berjumlah 26 orang PMI yang mayoritas berasal dari Nusa Tenggara Barat," kata Mukarom.

Mukarom menambahkan puluhan calon PMI itu sudah berada di apartemen itu sejak lebih dari satu minggu terakhir. Mereka rencananya akan diberangkat ke negara-negara di Timur Tengah. 

“Mereka rencananya akan diberangkatkan ke negara-negara seperti Bahrain, Arab Saudi, hingga Uni Emirat Arab,” ucapnya.

Permasalahannya keberangkatan itu disinyalir ilegal karena saat ini ada kebijakan moratorium atau penghentian sementara tidak mengirimkan tenaga kerja ke negara-negara di Timur Temgah. 

Sehingga diduga ada tindak pidana perdagangan orang (TPPO) berupa eksploitasi untuk mendapat keuntungan yang dipastikan melanggar hukum. 

Baca juga: MIRIS, Produk China Banjiri Pasar Indonesia, tapi di China Produk Indonesia Tak Laku, Ini Sebabnya

Baca juga: Ternyata Karena Ini Hotma Sitompul Bangun Tembok yang Pisahkan Rumahnya dengan Rumah Desiree Tarigan

"Dari satu orang PMI saja, kita dapat informasi, mereka dieksploitasi sampai dengan Rp 60-80 juta per satu orang dari pengguna di luar negeri sana," ucap Mukarom.

Pada kesempatan itu empat orang pria dari pihak penyalur yang bertugas menjaga dan mengawasi unit apartemen tempat para calon PMI juga ikut diamankan.

Halaman
1234
Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved