Breaking News:

Aksi Terorisme

Protes Rizieq Shihab Ditangkap, Terduga Teroris Ini Bikin Rencana Ledakkan SPBU Pertamina

Dalam video yang diterima awak media, awalnya Aljufri mengaku sebagai simpatisan FPI sejak 2019.

Tribunnews.com
Ilustrasi: Nabil Aljufri, terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Antiteror Polri, terlibat dalam pembuatan bom aseton peroksida (TATP). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Nabil Aljufri, terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Antiteror Polri, terlibat dalam pembuatan bom aseton peroksida (TATP).

Dalam video yang diterima awak media, awalnya Aljufri mengaku sebagai simpatisan FPI sejak 2019.

Ia kemudian bergabung dengan jemaah pengajian Yasin Walatif, yang mayoritas anggotanya merupakan simpatisan FPI dan Rizieq Shihab.

Baca juga: Divonis 4 Tahun 6 Bulan Penjara, Djoko Tjandra Pikir-pikir Dulu, Jaksa Juga Ikutan

"Saya atas nama Nabil Aljufri selaku simpatisan FPI tahun 2019."

"Saya mengetahui rencana pembuatan bom yang direncanakan oleh Habib Husein Hasni dan kelompoknya, yang merupakan anggota dan laskar FPI, dan simpatisan FPI," kata Aljufri.

Aljufri menjelaskan dirinya pernah diperlihatkan sebuah video uji coba pembakaran bahan peledak oleh terduga teroris lainnya bernama Bambang Setiono, di rumahnya di Bandung.

Baca juga: Dua Tahun Buron, Samin Tan Akhirnya Diciduk KPK

Setelah itu, Aljufri menyetujui mencari dukungan pembuatan bom di DPW FPI Kabupaten Bandung, dengan perhitungan dana pembuatan bom sebesar Rp 500 ribu.

"Saya menyetujui untuk mencari dukungan DPW Kabupaten Bandung atas nama Ustaz Budi Setiawan."

"Dan memberitahukan (pembuatan) bom dengan dana Rp 500 ribu," akunya.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Indonesia 5 April 2021: 3.712 Pasien Baru, 5.800 Sembuh, 146 Meninggal

Aljufri lantas mengungkapkan alasan merencanakan merencanakan aksi pembuatan bom tersebut.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved