Breaking News:

Sebelum Pelaksanaan PTM, Anies Wajibkan Guru dan Lansia dari Keluarga Pelajar Divaksin

Anies juga telah menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan untuk memastikan vaksinasi di kalangan guru dan lansia

PPID DKI Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mewajibkan guru dan para lansia dari keluarga pelajar untuk divaksinasi Covid-19 sebelum pembelajaran tatap muka (PTM) digelar.

Langkah ini diputuskan untuk menghindari penularan Covid-19 kepada guru dan lansia dari para pelajar yang berkategori carrier (penular).

“Beberapa waktu ke depan kami akan melakukan uji coba sekolah (PTM), jadi dalam pembicaraan mengenai uji coba sekolah itu gurunya sudah vaksinasi, tapi yang tidak kalah penting adalah kakek-nenek di rumah yang anaknya berangkat sekolah juga harus tervaksinasi,” kata Anies di Balai Kota DKI pada Senin (5/4/2021).

Anies juga telah menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan untuk memastikan vaksinasi di kalangan guru dan lansia bisa cepat selesai. Jangan sampai virus yang kemungkinan dibawa para pelajar menjadi ancaman bagi para guru dan keluarganya terutama lansia yang ada di rumah.

Baca juga: Junta Militer Myanmar Bebaskan Dua Warga Negara Australia yang Ditahan Sejak Bulan Lalu

Baca juga: Inilah Saran dari Direktur Eksekutif Voxpol Center untuk Presiden Jokowi Terkait Moeldoko

“Kalau cucunya berangkat sekolah, lalu pulang dan dia selalu akan punya potensi membawa keterpaparan. Karena itulah kemudian vaksin orangtua itu penting, insyaallah kami akan genjot terus sehingga nanti semua lansia di Jakarta bisa tervaksinasi,” jelas Anies.

Menurut Anies, sebanyak 53,8 persen lansia di Jakarta telah mendapatkan vaksin. Adapun jumlah lansia di Jakarta yang terdata mendapatkan vaksin ada 911.631 jiwa.

Dalam kesempatan itu, Anies enggan menjelaskan secara rinci terkait persiapan PTM di sekolah pada 7 April mendatang. Anies berjanji, akan menyampaikan informasi itu bila pembahasanya sudah selesai.

“Nanti kami akan berikan penjelasan lengkap soal itu sama data-datanya termasuk sekolah-sekolahnya biar nggak parsial,” ujar Anies.

Baca juga: Kamp Pengungsi Al Hawl di Suriah, Sarang ISIS yang Jadi Bom Waktu Bagi Dunia

Baca juga: Tak Keberatan Rumahnya Dibedah Jadi Rumah Panggung, Sukandi: Yang Penting Gratis

Seperti diketahui, sebanyak 100 sekolah di Jakarta direncanakan bakal menggelar pembelajaran tatap muka saat pandemi Covid-19. Saat ini, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan DKI Jakarta telah melakukan piloting atau pencontohan sekolah tersebut.

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Oman Rohman Rakinda mengatakan, rencananya pembelajaran tatap muka di sekolah secara terbatas akan dilakukan mulai 7-29 April 2021.

Hal itu dikatakan Oman usai rapat kerja antara Komisi E DPRD DKI dengan Dinas Pendidikan DKI Jakarta pada Rabu (31/3/2021). “Ada 100 sekolah yang dilakukan piloting dan asismen sudah dilakukan sejak bulan Februari 2021 lalu,” katanya

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Agus Himawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved