Berita Bekasi

Panik Anaknya Pingsan, Orangtua Wanita Tuna Rungu yang Dirudapaksa Tandatangani Perjanjian Damai

Panik melihat anaknya pingsan, orangtua wanita tuna rungu yang dirudapaksa oknum Linmas terpaksa tandatangani perjanjian damai.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Max Agung Pribadi
Wartakotalive.com/Rangga Baskoro
Tim kuasa hukum wanita tuna rungu yang dirudapaksa oknum linmas RW 06 Duren Jaya, saat menyambangi Mapolrestro Bekasi Kota, Selasa (30/3/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI SELATAN - Kuasa Hukum wanita tuna rungu berinisial NS (20), Dian Agustian Lingga, menyayangkan sikap warga RW 06 Duren Jaya yang seolah-olah menutupi kasus dugaan pemerkosaan yang dialami kliennya.

Pasalnya, warga tak menceritakan kejadian sebenarnya kepada orangtua korban bahwa anaknya dirudapaksa oleh S alias BL di Kuburan Jati, Duren Jaya.

"Setelah itu ketika mereka berduaan di makam, ditangkap pokdar, dibawa ke Polrestro Bekasi Kota. Korban belum sadarkan diri dan enggak bisa menceritakan kejadian sebenarnya," kata Lingga saat ditemui di Mapolrestro Bekasi Kota, Selasa (30/3/2021).

Baca juga: Oknum Linmas Dipergoki Warga saat Hendak Merudapaksa Wanita Tuna Rungu di Kuburan

Orang tua korban yang panik lantaran NS tak juga pulang setelah maghrib kemudian mendatangi Mapolrestro Bekasi Kota.

Mereka semakin tertekan ketika melihat anaknya terkapar tak berdaya sambil dikelilingi banyak orang pada Rabu (17/3/2021) dini hari lalu.

Saat itulah para warga tak menjelaskan kejadian yang sebenarnya.

Mereka hanya menyatakan bahwa NS ketahuan berduaan bersama BL di kuburan pada malam hari.

Baca juga: Kronologi Wanita Tuna Rungu Dicekoki Miras dan Dirudapaksa Oknum Linmas di Duren Jaya Bekasi Timur

"Tapi saat itu malah pokdar tidak menceritakan kejadian sebenarnya, hanya bilang mereka ketahuan berduaan di kuburan," ujarnya.

Kemudian, para warga menyodorkan surat pernyataan kepada orang tua NS untuk tak membawa masalah tersebut ke ranah hukum.

Padahal, mereka belum mendengar kejadian sebenarnya dari NS yang tak sadarkan diri setelah dicekoki miras bercampur pil yang diberikan oleh BL sebelum melakukan rudapaksa.

Baca juga: BREAKING NEWS: Wanita Tuna Rungu Dicecoki Miras dan Dirudapaksa Oknum Linmas di Kuburan Kakek Korban

"Akhirnya karena ibunya ini panik, ngeliat anaknya enggak sadarkan diri dan shock dengar cerita warga yang dibuat-buat, pihak keluarga kemudian terpaksa menandatangani surat pernyataan untuk tidak melanjutkan kasusnya. Dikira anaknya ini cuma ketahuan berduaan saja di kuburan," kata Lingga.

Keesokan paginya, NS menceritakan bahwa ia dirudapaksa oleh BL dan mengalami kekerasan fisik yang dilakukan oleh seorang pria tak dikenal.

"Besok pagi setelah sadar, baru dia cerita ke orang tuanya bahwa dia mengalami kekerasan fisik dan pemerkosaan. Karena itu mereka membuat laporan," ujarnya. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved