Aksi Terorisme
Densus 88 Ciduk 3 Terduga Teroris Perempuan, Berperan dalam Aksi Bom Bunuh Diri di Katedral Makassar
Densus 88 kembali menangkap 3 terduga teroris yang diduga terlibat dalam perencanaan aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar.
"Dia melihat Saudara L saat terakhir menggunakan motor berangkat menuju TKP lokasi, pada saat rencana bom bunuh diri, dan juga mengetahui SAS mengikuti kajian," ungkapnya.
Ia memastikan seluruh tersangka yang ditangkap itu terkait kelompok JAD.
"Terkait dengan tersangka teroris yang telah diamankan di Makassar, mereka merupakan kelompok atau terafiliasi langsung dengan jaringan JAD."
"Yang sama persis pos mereka atau markas di Villa Mutiara yang ditangkap pada tanggal 6 Januari 2021 lalu," tuturnya.
Dibaiat di Markas FPI
AS alias EKA alias AR dan SAS, tersangka teroris yang ditangkap di Makassar, Sulawesi Selatan, ternyata berbaiat dengan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Markas Front Pembela Islam (FPI).
Hal itu diungkapkan Kabag Penum Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan.
Penangkapan AS adalah pengembangan kasus jaringan aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/3/2021) lalu.
Baca juga: Indonesia Peringkat 4 Vaksinasi Covid-19 Terbesar di Dunia, Kalahkan Israel dan Prancis
"Dari hasil interograsi dilakukan pengembangan dan penangkapan terhadap AS alias EKA alias AR."
"Di mana perannya adalah ikut dalam perencanaan dan mengikuti kajian di Villa Mutiara."
"Kemudian telah berbaiat di markas FPI yang merupakan markas organisasi yang sekarang sudah terlarang, yang saat itu dipimpin oleh Ustaz Basri," kata Ahmad di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (30/3/2021).
Baca juga: Tangkal Mutasi Baru, Sejumlah Produsen Kaji Pemberian Dosis Ketiga Vaksin Covid-19
Selain AS, Densus 88 Antiteror Polri juga mengamankan SAS yang diduga terlibat dalam perencanaan aksi bom bunuh diri tersebut.
Sama halnya dengan AS, dia juga mengikuti baiat dengan JAD di markas FPI.
"SAS tahu betul tentang perencanaan yang akan dilakukan oleh Saudara L dan YSF tersebut."
Baca juga: Atribut FPI Ditemukan di Rumah Terduga Teroris, Kuasa Hukum Rizieq Shihab: Bisa Dibeli di Mana-mana
"Juga bersama-sama mengikuti kajian di Villa Mutiara dan mengikuti idak, dan termasuk juga dalam mengikuti baiat yang dipimpin oleh saudara Basri," beber Ahmad.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/terduga-pelaku-bom-bunuh-diri-di-gereja-katedral-makassar.jpg)