Vaksinasi Covid19

Indonesia Peringkat 4 Vaksinasi Covid-19 Terbesar di Dunia, Kalahkan Israel dan Prancis

Hal ini sekaligus menempatkan Indonesia sebagai negara bukan produsen vaksin, namun memiliki cakupan vaksinasi yang besar.

AFP/CARLOS OSORIO POOL
Per Jumat (26/3/2021) lalu, Indonesia telah melakukan penyuntikan vaksin di atas 10 juta orang, untuk suntikan pertama dan kedua. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan, Indonesia masuk posisi keempat sebagai negara yang tertinggi melakukan vaksinasi Covid-19.

Per Jumat (26/3/2021) lalu, Indonesia telah melakukan penyuntikan vaksin di atas 10 juta orang, untuk suntikan pertama dan kedua.

Hal ini sekaligus menempatkan Indonesia sebagai negara bukan produsen vaksin, namun memiliki cakupan vaksinasi yang besar.

Baca juga: JADWAL Lengkap dan Link Live Streaming Misa Kamis Putih 1 April 2021 di Jakarta dan Sekitarnya

“Saat ini, laju penyuntikan vaksin kita telah mencapai 500.000 suntikan per hari, dan kita sudah tembus 10 juta penyuntikan Jumat lalu."

"Kita di bawah Jerman, Turki, dan Brasil."

"Dan berhasil melampaui Israel dan Prancis. Ini sebuah kabar gembira,” ujar Menkes di Jakarta, Senin (29/3/2021).

Baca juga: AHY Minta Moeldoko Bertanggung Jawab Soal Tudingan Ada Tarikan Ideologi di Partai Demokrat

Mantan wakil menteri BUMN ini mengatakan, vaksin Covid-19 menjadi isu geopolitik di seluruh dunia. Negara-negara saling berebut untuk mendapatkan vaksin.

Ia memastikan, vaksin yang tersedia adalah vaksin terbaik untuk digunakan.

Pemerintah harus mengombinasikan penggunaan berbagai macam merek vaksin Covid-19, untuk memenuhi kebutuhan vaksin demi seluruh populasi sasaran.

Baca juga: Ini Peran 4 Terduga Teroris yang Diciuk di Condet dan Bekasi, Bahan Peledak Dikasih Kode Takjil

Tidak ada satu pun produsen vaksin di dunia ini yang dapat memenuhi seluruh permintaan negara-negara besar seperti Indonesia.

Indonesia beruntung karena sudah menjalin kerja sama dengan 4 produsen vaksin, yaitu Sinovac, Astrazeneca, Novavax, dan Pfizer.

“Ketersediaan vaksin menjadi sangat penting dalam menjaga kelancaran program vaksinasi pemerintah,” ucap Budi.

Baca juga: Patah Hati Pacarnya Menikahi Pria Lain, Pengepul Barang Bekas Nekat Panjat Tiang Sutet 70 Meter

Menkes mengimbau masyarakat untuk tidak usah ragu-ragu divaksinasi saat gilirannya tiba.

Pemerintah pasti akan memprioritaskan vaksin yang benar-benar aman dan berkhasiat, untuk digunakan oleh seluruh masyarakat berdasarkan rekomendasi dari ahli.

“Vaksin memiliki manfaat yang jauh lebih besar dari risiko yang ditimbulkan."

Baca juga: Muhammadiyah Tak Anjurkan Salat Tarawih di Masjid pada Lingkungan yang Masih Ada Kasus Covid-19

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved