Kasus Rizieq Shihab
Tonton Pengamanan Sidang Rizieq Shihab, Pengendara Motor Jadi Korban Hipnotis dan Kecopetan
Seorang pengendara motor mengaku menjadi korban hipnotis dan kecopetan saat melihat pengamanan ekstra ketat sidang perdana Rizieq Shihab, Selasa.
Penulis: Junianto Hamonangan |
WARTAKOTALIVE.COM, CAKUNG -- Pengamanan jalannya sidang dugaan tindak pidana karantina kesehatan yang menjerat Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur jadi perhatian pengendara yang melintas.
Sejumlah pengendara, khususnya roda dua, rela berhenti untuk melihat pengamanan ekstra ketat terutama setelah banyaknya simpatisan yang datang ke pengadilan, Selasa (16/3/2021).
Namun hal itu malah berujung sial di mana ada pengendara yang menjadi korban kejahatan.
Video: Kesal Handphone Miliknya Dibanting, Pelaku Aniaya Balita di Tangerang
Endang menceritakan dirinya kehilangan dompet miliknya saat melihat pengamanan di pengadilan.
"Sebelumnya ada orang lain yang ngajak ngobrol. Terus saya kayak bengong gitu, kayak dihionotis. Pas sadar dan mau jalan cek dompet kok hilang," kata Endang, Selasa (16/3/2021).
Sementara saat ditanyakan kepada orang-orang yang ada di sekitar lokasi, tidak ada yang lihat pria tersebut.
Baca juga: Sidang Ditunda, Majelis Hakim Minta Rizieq Shihab Dihadirkan Langsung di Pengadilan
Baca juga: Sidang Virtual di Pengadilan Negeri Jakarta Timur Ditunda, Ini Komentar Kuasa Hukum Rizieq Shihab
Alhasil, Endang kehilangan surat-surat berharga dalam dompetnya.
"Memang pas kejadian banyak yang berhenti nonton. Kalau kerugian sih lumayan, di dompet ada uang sama surat-surat kendaraan," ujarnya.
Sementara pengendara motor lainnya, Novi, yang berhenti untuk menyaksikan pengamanan jalannya sidang juga menjadi korban kejahatan jalanan usai kehilangan ponselnya.
"Sempat terasa ada yang meraba kantong celana. Sudah teriak copet tapi orang lain pada bingung, enggak tahu siapa pelakunya," ucap Novi.
Baca juga: DIUSIR, Simpatisan Rizieq Shihab dan Wartawan dari Ruang Pengadilan Negeri Jakarta Timur
Menyikapi hal tersebut, Wakapolres Metro Jakarta Timur AKBP Ahmad Fanani mengatakan agar hal itu bisa ditanyakan langsung ke polsek setempat dalam hal ini Polsek Cakung.
"Tanya ke Polsek Cakung, tanya sama Kapolsek, saya tidak tahu," kata Fanani. (jhs)