Breaking News:

Pasutri Tewas Dibacok

Sat Reskrim Polres Tangsel Tangkap Mantan Karyawan yang Membunuh Pasutri WNA dan WNI di Tangsel

Sat Reskrim Polres Tangsel akhirnya berhasil menangkap terduga pembunuh pasutri WNA dan WNI di Giri Loka 2 BSD.

Editor: Valentino Verry
Kompas.Com
Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Iman Imanuddin bersama Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Selatan, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tangerang Selatan, AKP Angga Surya, dan Kapolsek Serpong, Kompol Yudi Permadi merilis kasus pembunuhan pasangan suami istri di BSD berinisial KEN (84) dan NS (53) di Mapolres Tangerang Selatan, Minggu (14/3/2021).(KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJO). 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL - Sat Reskrim Polres Tangsel akhirnya berhasil menangkap terduga pembunuh pasutri WNA dan WNI di BSD.

Seperti diketahui, pasutri KEN (84) dan NS (43) yang tinggal di Giri Loka 2 BSD, Kota Tangsel, ditemukan tergeletak bersimbah darah di rumahnya, Sabtu (13/3/2021).

Setelah melakukan pengejaran, akhirnya Sat Reskrim Polres Tangsel berhasil menangkap Wahyuapriansyah (22), terduga pelaku pembunuhan tersebut.

Wahyuapriansyah membunuh korban dengan cara membacok pakai kapak.

KEN dan NS yang ditemukan tewas mengalami luka di dagu, leher, dan lengan.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Iman Imanuddin mengatakan, kapak yang digunakan untuk membunuh korban diambil dari dalam rumah korban.

Kapak tersebut lalu dibawa sebagai alat untuk membunuh para korban.

Baca juga: Motif Pembunuhan Pasutri di BSD, Pelaku Sakit Hati Sering Dihina dan Ditunjuk Pakai Kaki

Baca juga: VIDEO Pasutri WNA dan WNI Ditemukan Tewas di Perumahan Elit Kawasan Giri Loka 2 BSD Serpong

“Yang bersangkutan pernah bekerja di rumah korban sehingga tahu situasi rumah. Jadi pada saat merencanakan tersebut datang ke rumah kemudian memanjat masuk ke dalam dan mengambil kapak di rumah tersebut dan lalu terjadi pembunuhan itu,” kata Iman di Mapolres Tangerang Selatan, Minggu (14/3/2021).

Wahyuapriansyah awalnya masuk ke rumah korban dengan cara memanjat stager di dinding rumah untuk menuju lantai dua rumah korban.

Ia sudah tahu situasi rumah korban karena pernah bekerja sebagai kuli harian lepas sejak tanggal 22 Februari 2021 hingga 8 Maret 2021.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved