Prostitusi Online

Cari Duit Instan, Belasan Gadis Cantik Masuk Jaringan Pelacuran Online di Tangerang,Tarif Rp500 Ribu

Tersangka EMT menyediakan kamar apartemen untuk para wanita berkencan bersama pelanggannya dengan harga Rp150 ribu per tiga jam. 

Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Andika Panduwinata
Jajaran Polrestro Tangerang membongkar praktik prostitusi online yang melibatkan sejumlah mucikari dan belasan gadis penghibur. 

WARTAKOTAKOTALIVE, TANGERANG - Jajaran Polrestro Tangerang berhasil membongkar praktik prostitusi.

Kali ini polisi mengungkap kasus pesanan perempuan atau open booking order (BO) di apartemen yang berlokasi di Jalan Marsekal Surya Darma, Neglasari, Kota Tangerang pada Sabtu (6/3/2021) malam. 

Hal itu diungkapkan langsung oleh Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Deonijiu De Fatima.

Ia menjelaskan mucikari dalam kasus open BO ini pun diringkus.

"Pelaku berinisial EMT (41)," ujar Kapolres di Mapolrestro Tangerang, Senin (8/3/2021).

Baca juga: TERBONGKAR, Jaringan Prostitusi Online dari Kasus Pembunuhan Gadis Cantik Asal Bandung di Kediri

Baca juga: Polres Metro Bekasi Sukses Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Disita 12 Kg Sabu & 3.750 Ekstasi

Jajaran Polrestro Tangerang membongkar praktik prostitusi online yang melibatkan sejumlah mucikari dan belasan gadis penghibur.
Jajaran Polrestro Tangerang membongkar praktik prostitusi online yang melibatkan sejumlah mucikari dan belasan gadis penghibur. (Warta Kota/Andika Panduwinata)

Perempuan itu ditangkap karena menyediakan tempat prostitusi.

Ada pun pesanan perempuan dilakukan dengan aplikasi kencan. 

"Pelaku melakukan istilahnya open booking order (buka pesanan), melalui Michat, sebuah medsos," ucapnya.

Selain menangkap mucikari tersebut, lanjut Deonijiu, aparat kepolisian juga mengamankan 12 wanita pekerja seks.

Wanita itu bekerja sebagai penghibur lantaran tergiur mendapatkan cukup uang di tengah kondisi sulit pandemi.

Baca juga: Dijanjikan sebagai Capres saat Diajak KLB Demokrat, Gatot Nurmantyo Tak Sampai Hati Khianati SBY

Tujuh pria sebagai calo, dan dua pria sebagai hidung belang. 

Kapolres mengungkapkan, aparat kepolisian juga mengamankan beberapa barang bukti seperti satu boks kondom, uang tunai sebesar Rp755 ribu, sebuah ponsel berisi percakapan. 

Baca juga: Anies Baswedan Himbau Warga DKI Tak Keluar Kota Saat Libur Panjang

Ia menambahkan, tersangka EMT menyediakan kamar apartemen untuk para wanita berkencan bersama pelanggannya dengan harga Rp150 ribu per tiga jam. 

"Setelah menerima tamu itu satu kali tersangka menerima uang Rp50 ribu," kata Deonijiu.

Ada pun tarif wanita open BO ini sebesar Rp500 ribu sampai Rp700 ribu untuk sekali kencan. 

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved