Breaking News:

Berita Nasional

Partainya Direbut Moeldoko, SBY Sebut Bangsa Sedang Berkabung,Teddy: Jangan Cengeng,Tuhan Tidak Suka

Teddy meminta agar masalah internal SBY dan Demokrat jangan dijadikan sebagai masalah semua orang apalagi masalah bangsa.

Editor: Feryanto Hadi
Istimewa via Tribunnews
Dewan Pakar PKPI Teddy Gusnaidi 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku malu dan merasa bersalah, pernah beberapa kali memberikan kepercayaan dan jabatan kepada Moeldoko.

Hal itu merespons terpilihnya Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, lewat kongres luar biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021).

SBY juga mengatakan, dengan adanya peristiwa itu, Partai Demokrat sedang berkabung, begitu juga bangsa ini.

Baca juga: Saiful Mujani Blak-blakan Bongkar Skenario Moeldoko, Tujuan Akhirnya Membunuh Demokrat di 2024

Baca juga: Mahfud MD Bilang Pemerintah Tak Bisa Larang KLB Deli Serdang, Sama Ketika SBY Diam Saat Dualisme PKB

Politisi PKPI Teddy Gusnaidi pun merespon pidato SBY tersebut.

Teddy meminta agar masalah internal SBY dan Demokrat jangan dijadikan sebagai masalah semua orang apalagi masalah bangsa.

"@SBYudhoyono bilang dengan adanya KLB yang menjadikan Pak Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, maka Indonesia berkabung. Masalah anda jangan pernah dijadikan masalah semua orang, apalagi bangsa. Hadapi saja sebagai seorang laki-laki, jangan jadi pengecut," tulis Teddy di akun Twitternya, Sabtu (6/3/2021).

Teddy juga meminta SBY tidak perlu membawa-bawa Kantor Staf Kepresidenan ketika menyebut Moeldoko.

Baca juga: Partainya Dikudeta, SBY Bakal Pimpin Demo ke Istana, ProDem Siap Kerahkan Anggota Lawan Penindasan

Baca juga: Terpilih Jadi Ketum Demokrat Versi KLB, Moeldoko Disarankan Yunarto Wijaya Mundur dari KSP

"@SBYudhoyono bilang KLB telah menetapkan KSP Moeldoko sebagai Ketua Umum Demokrat, tentu itu hal yg keliru, Mana ada institusi atau lembaga bisa menjabat? Yang menjabat itu orang per orang. Anda jangan selalu kaitkan ketidakmampuan anda ke negara. Jangan cengeng, Tuhan tidak suka," imbuhnya.

SBY sebelumnya menyebut Moeldoko sebagai sosok yang tidak ksatria lantaran merebut Demokrat dengan jalan ilegal.

SBY pun menyebut bahwa yang dilakukan Moeldoko jauh dari sikap kesatria.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved