Breaking News:

Partai Politik

Mahfud MD Bilang Pemerintah Tak Bisa Larang KLB Deli Serdang, Sama Ketika SBY Diam Saat Dualisme PKB

Kata Mahfud MD, pemerintah tak bisa melarang atau mendorong kegiatan yang mengatasnamakan kader Partai Demokrat di Deli Serdang.

Tribunnews.com
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD mengatakan, pemerintah tidak bisa melrang KLB Partai Demokrat di Deli Serdang. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD, ikut merespons konflik di tubuh Partai Demokrat.

Mahfud MD mengatakan, bagi pemerintah, kongres luar biasa Partai Demokrat di Deli Serdang yang memilih Moeldoko sebagai ketua umum, merupakan masalah internal partai tersebut.

"Bukan (minimal belum) menjadi mslh hukum."

"Sebab, blm ada laporan atau permintaan legalitas hukum baru kpd Pemerintah dari Partai Demokrat."

"Pemerintah skrng hny menangani sudut keamanan, bkn legalitas partai," cuit Mahmud MD di akun Twitter @mohmahfudmd, Sabtu (6/3/2021).

Sesuai UU 9/1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum, kata Mahfud MD, pemerintah tak bisa melarang atau mendorong kegiatan yang mengatasnamakan kader Partai Demokrat di Deli Serdang.

Baca juga: Dipilih Peserta KLB Jadi Ketua Umum Partai Demokrat, Moeldoko: Oke, Kita Terima

"Sama dgn yg menjadi sikap Pemerintahan Bu Mega pd saat Matori Abdul Jalil (2020) mengambil PKB dari Gus Dur yg kemudian Matori kalah di Pengadilan (2003)."

"Saat itu Bu Mega tak melarang atau pun mendorong, krn scr hukum hal itu masalah internal PKB."

"Sama jg dgn sikap Pemerintahan Pak SBY ketika (2008) tdk melakukan pelarangan saat ada PKB versi Parung (Gus Dur) dan versi Ancol (Cak Imin). Alasannya, itu urusan internal parpol," bebernya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Moeldoko Terpilih Jadi Ketua Umum Partai Demokrat di KLB Deli Serdang

Jadi sejak era Megawati, SBY, hingga Jokowi, imbuh Mahfud MD, pemerintah tidak pernah melarang KLB atau munaslub yang dianggap sempalan, karena menghormati independensi parpol.

Halaman
1234
Penulis: Yaspen Martinus
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved