Virus Corona Jakarta

Dinas Kesehatan DKI Minta Penelitian Mendalam Terkait Penyebab Penurunan Kasus Covid-19

Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengungkapkan, dibutuhkan penelitian mendalam untuk mengetahui kasus Covid-19 di Ibu Kota turun akibat program vaksinasi.

YouTube Dinas Kesehatan DKI Jakarta
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan dibutuhkan penelitian mendalam untuk mengetahui kasus Covid-19 di Ibu Kota turun akibat program vaksinasi. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengungkapkan, dibutuhkan penelitian mendalam untuk mengetahui kasus Covid-19 di Ibu Kota turun akibat program vaksinasi.

Adapun kasus Covid-19 turun 609 orang menjadi 9.756 orang per Senin (1/3/2021) lalu.

“Kalau kita bilang apakah penurunan ini efek vaksinasi langsung? Tentu dibutuhkan penelitian dan pengkajian yang lebih mendalam karena untuk bisa muncul terbentuk antibodi di dalam tubuh setelah 28 hari suntikan vaksinasi,” kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti pada Selasa (2/3/2021).

Menurut dia, sebetulnya banyak faktor yang membuat angka kesakitan menurun.

Pertama, adanya penguatan 3M yang dilakukan masyarakat, sehingga penyebaran virus menjadi berkurang.

Kedua, angka testing di Jakarta tidak meningkat karena menyesuaikan kasus positif yang ada.

Baca juga: Insan Pers di Tangsel Imbau Masyarakat tak Takut Divaksin Covid-19

Baca juga: Aipda Sodikin Tutup Hidung dan Telinga untuk Mengurangi Rasa Sakit saat Disuntik Vaksin Covid-19

Kata dia, kebanyakan orang yang dites PCR di Jakarta adalah yang memiliki kontak erat dengan kasus positif.

“Namun demikian standar pengetesan dari WHO tetap kami jalankan, jangan sampai turun di bawah standar WHO,” imbuhnya.

Karena itu, kata dia, diperlukan penelitian yang lebih seksama untuk mengetahui dampak positif terhadap vaksinasi yang dilakukan sejak pertengahan Januari 2021 lalu. Apalagi di setiap daerah juga menggiatkan langkah 3M, 4M bahkan 5M demi menekan penularan Covid-19.

Berdasarkan data dari Dinkes DKI Jakarta, kasus aktif di Jakarta per Senin (1/3/2021) mencapai 9.756 orang. Sementara kasus konfirmasi secara total mencapai 341.793 orang.

Dari jumlah itu sebanyak 326.509 orang dinyatakan sembuh dengan tingkat kesembuhan 95,5 persen dan 5.528 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6 persen.

Sementara untuk rata-rata tes PCR total per 1 juta pensuduk mencapai 288.428 orang.

Meski pandemi Covid-19 telah berusia setahun, namun Dinas Kesehatan DKI Jakarta tetap mengimbau masyarakat mematuhi tetap 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan). Langkah ini diyakini mampu menekan penyebaran Covid-19 antarwarga di Jakarta.

Widyastuti meminta masyarakat tak lelah untuk menerapkan 3M dalam kegiatan sehari-hari.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved