Breaking News:

Partai Politik

DPC Demokrat Jakarta Pusat Dukung Pemecatan 7 Kader Diduga Terlibat Gerakan Kudeta

DPC Demokrat Jakpus menilai, pemecatan kepada mereka yang melenceng dari anggaran dasar dan anggaran rumah tangga merupakan langkah yang tepat.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Hertanto Soebijoto
Youtube Agus Yudhoyono
Pidato Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang diungkapkan dalam konferensi pers di Taman Politik, Wisma Proklamasi DPP Demokrat, Senin (1/2/2021) membuat geger publik. Pasalnya, AHY mengungkapkan adanya gerakan politik yang ingin mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - DPC Partai Demokrat Jakarta Pusat mendukung pemecatan tujuh kader yang diduga terlibat dalam gerakan kudeta terhadap Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Demokrat Jakpus menilai, pemecatan kepada mereka yang melenceng dari anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD-ART) merupakan langkah yang tepat demi sebuah organisasi yang sehat.

Pemberhentian dengan tidak hormat ini dilakukan oleh Dewan Kehormatan Partai Demokrat.

“DPC Jakpus mendukung keputusan pemecatan terhadap tujuh kader yang dianggap tidak taat terhadap fatsun partai,” ujar Ketua DPC Partai Demokrat Jakarta Pusat, Desi Christhyana Sari pada Sabtu (27/2/2021).

Desi mengungkapkan, keputusan itu sudah tepat mengingat partai perlu melakukan upaya pembersihan terhadap kader yang berpotensi mengganjal cita-cita partai.

Kata dia, upaya pengambilalihan dengan cara-cara paksa adalah bukan bagian dari visi dan misi Partai Demokrat yang menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.

Baca juga: Bilang Partai Tidak Dijual, Mantan Wasekjen Ungkap SBY Sempat Berat Hati Masuk Demokrat

Baca juga: Namanya Disebut SBY Soal Isu Kudeta Partai Demokrat, Moeldoko: Saya Ingatkan, Jangan Menekan Saya!

“Mudah-mudahan dengan adanya sanksi tegas seperti ini, Partai Demokrat kembali utuh dan tidak tergoyahkan, sehingga bisa fokus kembali pada tujuan memenangkan pileg 2024,” kata Desie.

Seperti diketahui, Dewan Kehormatan Partai Demokrat memecat tujuh kader secara tidak hormat, yaitu Darmizal, Yus Sudarso, Tri Yulianto, Jhoni Allen Marbun, Syofwatillah Mohzaib, Marzuki Alie dan Ahmad Yahya.

Keputusan itu diambil setelah Dewan Kehormatan menggelar investigasi dan rapat beberapa kali dalam waktu sebulan terakhir.

Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan, Dewan Kehormatan menilai mereka terbukti mendiskreditkan, mengancam, menghasut, mengadu domba, melakukan bujuk rayu dengan imbalan uang dan jabatan kepada kader dan pengurus partai.

Baca juga: Namanya Diseret SBY dalam Isu Kudeta Demokrat, Moeldoko: Kirain Sudah Selesai

Kemudian, menyebarluaskan kabar bohong dan fitnah dengan menyampaikan kepada kader dan pengurus Partai Demokrat di tingkat pusat dan daerah.

“Bahwa Partai Demokrat dinilai gagal dan karenanya kepengurusan Partai Demokrat hasil Kongres V 2020 harus diturunkan melalui Kongres Luar Biasa secara ilegal,” ungkapnya. (faf)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved