Berita Daerah

Anak Usia 7 Tahun Temukan Ibunya Tewas Gantung Diri, Keesokannya Lapor Bikin Tetangga Terkaget-kaget

Seorang anak usia 7 tahun temukan ibunya tewas gantung diri membuat tetangganya terkaget-kaget.

Editor: PanjiBaskhara
Istimewa
Ilustrasi: Seorang anak usia 7 tahun temukan ibunya tewas gantung diri membuat tetangganya terkaget-kaget. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Seorang anak usia 7 tahun temukan ibunya tewas gantung diri, pada Selasa (16/2/2021).

Diketahui, insiden ibu muda tewas gantung diri terjadi di Jalan Serda Canes, Kelurahan Sukomoro, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin.

Sang anak usia 7 tahun lapor ibunya gantung diri tersebut membuat tetangga setempat terkaget-kaget, sekitaran 07.30 WIB.

Sosok ibu muda gantung diri bernama Endang Minarni (30).

Baca juga: Diduga Frustasi Sakit Menahun, Pria Tua Mengakhiri Hidup dengan Gantung Diri, Ini Pesan Terakhirnya

Baca juga: Oknum PNS Gantung Diri Setelah Membunuh Wanita Bersuami, Berikut Ini Kronologi dan Motif Sebenarnya

Baca juga: Siswa SMK Ditemukan Tewas Gantung Diri dan Tinggalkan Surat Cinta, Isinya Bawa Cinta Sampai Mati

Korban ditemukan meninggal dunia dalam keadaan tergantung di dalam rumahnya oleh anaknya sendiri yakni AD (7).

Sang ibu ditemukan gantung diri tepat di ruang keluarga rumahnya.

Dari informasi didapatkan, kejadian berawal saat AD keluar rumah sekitaran pukul 06.30 WIB dengan menemui tetangganya, Saodah.

AD menceritakan kepada Saodah bahwa ibunya sudah meninggal sejak semalam dalam keadaan tergantung.

Saodah yang kaget pun langsung mendatangi rumah korban melalui pintu belakang rumah.

Kemudian saksi masuk dari pintu belakang dan melihat korban sudah tergantung hingga langsung minta tolong kepada warga sekitar.

Pihak kepolisian yang mendapat kabar langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP.

Menurut Kapolsek Talang Kelapa, AKP Haris Munandar melalui Kanit Reskrim Ipda Nugroho Pandji benarkan kejadian tersebut.

"Korban ditemukan pertama kali oleh anaknya dalam keadaan tergantung di dalam rumah"

"untuk saat ini jenazahnya sudah kita bawa ke RS Polri M Hasan Palembang untuk dilakukan autopsi," kata Ipda Nugroho Pandji.

Pria Tua Mengakhiri Hidup dengan Gantung Diri

Seorang pria bernama AP (60) tewas tergantung di ventilasi kamar di rumahnya di Muara Angke, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (4/1/2021).

Kanit Reskrim Polsek Kawasan Sunda Kelapa AKP Ikrom Baihaki mengatakan dalam peristiwa yang terjadi sekira pukul 07.00 WIB itu korban diduga tewas bunuh diri.

“Berdasarkan hasil olah TKP ditemukan kain yang menjerat leher dan tidak ditemukan luka,” ucap Ikrom, Senin (4/1/2021).

Selain itu korban juga sempat mengirim pesan WhatsApp kepada keponakannya yang tinggal serumah dan berisi ucapan perpisahan sekira pukul 04.00 WIB.

“De yg paling ciu sayang, setelah kamu baca wa ciu, ciu sudah tidak ada didunia ini, maafkan ciu ya, selamat tinggal, kamu harus jaga keluarga ini baik baik, terutama kamu ya,” katanya meniru isi pesan tersebut.

Ditambah lagi berdasarkan keterangan keluarga, korban juga menderita penyakit kronis yang sudah menahun dan tidak kunjung sembuh.

“Korban sakit osteoporosis (pengeroposan tulang) dan sakit lambung yang sudah menahun dan tidak kunjung sembuh,” ungkap Ikrom.

Pengungkapan tersebut berawal dari laporan tentang kejadian penemuan seorang laki-laki bernama AP yang meninggal dunia dan diduga bunuh diri.

Menindaklanjuti laporan tersebut piket Reskrim Polsek Kawasan Sunda Kelapa mendatangi TKP dan melakukan olah TKP dengan didampingi dokter dari Puskesmas Muara Angke.

“Pada saat petugas datang ke TKP, korban sudah diturunkan oleh saksi Mimi (adik kandung korban) yang menemukan pertama kali lalu diletakkan di tempat tidur,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu Polisi mengamankan satu utas kain warna coklat muda dengan panjang kurang lebih satu meter yang digunakan korban untuk melilit lehernya hingga tewas.

“Korban mengikatkan kain ke ventilasi pintu kamar tidur setinggi kurang lebih dua meter lalu kemudian menjeratkan kain tersebut ke leher,” ucap Ikrom.

Polisi Bunuh Diri

Seorang anggota polisi berpangkat Aiptu di duga bunuh diri setelah terlibat cekcok dengan istrinya di Kampung Serab, Sukmajaya, Depok, Rabu (30/12/2020).

Korban diketahui bernama Teguh yang berdinas di wilayah Jakarta Selatan.

Dari keterangan salah seorang warga yang mengetahui kejadian mengatakan, Teguh nekat bunuh diri lantaran bertengkar dengan sang istri.

"Dengar suara cekcok pukul 11.00 WIB kurang, terus gak lama ada suara tembakan tiga kali," katanya Kondang kepada wartawan, Rabu (30/12/2020).

Akibat peristiwa tersebut, seorang pria yang merupakan anak korban kritis setelah mengalami luka tembakan sedangkan istri korban juga mengalami luka tembakan di bagian kaki.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung memasang garis polisi dan melakukan olah kejadian perkara.

Sementara jasad Teguh langsung dibawa menggunakan mobil ambulans sekitar pukul 14.30 WIB.

Petugas pun langsung menutupi ceceran darah korban menggunakan serbuk kopi di bagian ruang tamu di rumah berpagar warna hitam itu.

Hingga kini belum ada keterangan resmi dari kepolisian.

Dari informasi sementara yang didapat, anak Teguh terluka dan sudah dilarikan ke rumah sakit.

(Sripoku.com/Wartakotalive.com/JHS)

Sebagian artikel ini telah tayang di sripoku.com dengan judul "Pagi-pagi Tetangga Sontak Kaget, Dengar Bocah 7 Tahun Keluar Rumah Kasih Tau : Ibu Tergantung"

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved