Breaking News:

Hari Valentine

Hukum Valentine Day Dalam Islam, Boleh Dirayakan? Simak Penjelasan Buya Yahya Soal Hari Kasih Sayang

Apa hukum Valentine Day dalam Islam? Bolehkah Islam merayakan Hari Valentine? Ini penjelasan Buya Yahya soal Hari Kasih Sayang.

Facebook via SerambiNews/Istimewa
Apa hukum Valentine Day dalam Islam? Bolehkah Islam merayakan Hari Valentine? Ini penjelasan Buya Yahya soal Hari Kasih Sayang. Foto: Pendakwah Buya Yahya 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Hari ini, Hari Valentine atau Valentine Day atau juga disebut Hari Kasih Sayang.

Namun, apa hukum Valentine Day dalam Islam? Bolehkah Islam merayakan Hari Valentine?

Kali ini, Buya Yahya memberikan penjelasan mengenai Hari Kasih Sayang yang jatuh hari ini, Minggu (14/2/2021).

Diketahui, Hari Valentine sering dirayakan oleh sebagian umat Islam terutama para kalangan remaja.

Baca juga: Harris Vriza Tidak Rayakan Hari Valentine Bareng Ria Ricis dan Sebut Setiap Hari Adalah Kasih Sayang

Baca juga: Manajer Sebut Catherine Wilson Sudah Pulang ke Rumah Sehari Sebelum Hari Valentine

Baca juga: Isi Surat Edaran Dinas Pendidikan Kota Depok Tentang Larangan Merayakan Hari Valentine

Setiap tanggal 14 Februari di setiap tahunnya, dirayakan sebagai Hari Kasih Sayang oleh sejumlah orang di dunia.

Dimaksud Valentine ialah hari ketika orang-orang ekspresikan kasih sayang ke orang lain, khususnya pasangan.

Bahkan, Hari Valentine punya akar tradisi masa Romawi Kuno dan hari peringatan kematian pendeta penebar kasih, Santo Valentine, ini selalu mengundang perdebatan di Indonesia.

Beberapa pihak beranggapan, merayakan Hari Valentine haram hukumnya dikarenakan Hari Kasih Sayang bukan termasuk budaya Islam.

Valentine Day (Six Fifths Distilling)

Pengasuh LPD Al-Bahjah, Buya Yahya, memberikan penjelasan tentang hukum merayakan Valentine Day.

Halaman
1234
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved