Ganjil Genap
Identitas Rombongan Pengendara Moge Terungkap, Bima Arya: Kita Tindak dengan Denda Maksimal
Wali Kota Bogor Bima Arya mengapresiasi jajaran Polresta Bogor Kota yang bergerak dengan cepat melacak kejadian ini.
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dian Anditya Mutiara
“Sanksi perorangan denda dari Rp 50.000 dan sanksi sosial,” katanya.
Kasus Covid-19 Bogor Turun
Data dari Satgas Covid-19 Kota Bogor menunjukkan jumlah pasien positif turun tiga hari terakhir ini.
“Tiga hari terakhir jumlah penderita Covid-19 turun dari 170-180 kasus lalu 160 kasus , dan kemarin 140 kasus. Kemungkinan hari ini 120. Semoga ini efek dari peraturan ganjil genap,” kata Bima.
Aturan ganjil genap ini akan berakhir pada Minggu (14/2/2021). Pemkot Bogor akan mengevaluasi kebijakan ini apakah akan diperpanjang atau tidak.
“Kita akan lihat apakah dilanjutkan apa tidak di minggu depan, karena penularan Covid-19 masih landai,” pungkasnya.
Viral Konvoi Moge Lolos Penyekatan Ganjil Genap di Kota Bogor, Bima Arya: Jangan Mentang-mentang
Viral di media sosial konvoi motor gede (Moge) yang lolos penyekatan ganjil genap di Kota Bogor.
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan pihaknya sebagai ketua Satgas Covid-19 Kota Bogor akan melakukan penelusuran.
"Sampai saat ini kami masih menelusuri, siapa, dari mana, ke mana, informasi yang kami dapat HDCI Bogor telah membuat aturan untuk meniadakan aktifitas," ujarnya seperti dilansir Tribun Jabar.
Ia juga meminta agar semua pihak untuk menghormati aturan.
Baca juga: Bima Arya Sebut Ganjil Genap di Kota Bogor Bikin 80 Persen Warga Patuhi Aturan
Baca juga: Bima Arya Sugiarto Candain Ayu Ting Ting Naik Mini Cooper Saat Terkena Ganjil Genap di Kota Bogor
"Jangan mentang-mentang, aturan dibuat untuk semua, kita akan melacak, hukum harus tegak, untuk semua, tanpa kecuali, tidak ada yang dikecualikan. Kecuali yang sudah dikecualikan," katanya.
Sementara itu HDCI Pengurus Cabang atau Chapter Bogor Herryanto Suhendi memastikan bahwa kegiatan HDCI Bogor sudah vakum sejak pandemi Covod-19 diberlakukan secara nasional.
"Jadi kami semenjak Februari 2020 sampai hari ini tidak ada kegiatan touring baik luar kota maupun dalam kota, itu intruksi ketua dan secara keseluruhan anggota sudah kami intruksikan bahwa tidak ada kegiatan yang mengumpulkan massa atau nongkrong-nongkrong di cafe baik di restoran," ujarnya.
Baca juga: Pengakuan Ayu Ting Ting saat Terjaring Razia Ganjil Genap di Bogor
Dalam hal ini pihaknya juga menunda sementara kegiatan bakti sosial yang rencananya akan diadakan di Gunung Mas.
"Berkaitan dengan pandemi ini, memang kami tengah meninjau memonitor kegiatan di gunung mas, mudah-mudahan dalam waktu dekat ada perwakilan kami yang merealisasikan baksos di gunung mas," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/konvoi-moge2.jpg)