Breaking News:

Berita Bogor

Bima Arya Sebut Ganjil Genap di Kota Bogor Bikin 80 Persen Warga Patuhi Aturan

Bima Arya Sebut Ganjil Genap di Kota Bogor bikin 80 Persen Warga Patuhi Aturan

Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Repro Instagram@pemkotbogor
Bima Arya Sebut Ganjil Genap di Kota Bogor bikin 80 Persen Warga Patuhi Aturan 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Bima Arya sebut ganjil genap di Kota Bogor bikin 80 persen warga patuhi aturan.

Hari pertama penerapan ganjil genap di Kota Bogor dinilai mampu mengurangi 40-50 persen mobilitas warga.

Hal itu disampaikan Wali Kota Bogor Bima Arya usai meninjau penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) bersama Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, Dandim 0606/Kota Bogor Kolonel Inf Roby Bulan di sejumlah titik di Kota Bogor, Sabtu (6/2/2021) malam.

Bima Arya menjelaskan, berkurangnya mobilitas warga di Kota Bogor terlihat dari dari jumlah kendaraan yang masuk dari Exit Tol Baranangsiang serta titik-titik yang biasanya padat tampak cair, terutama di pusat kota.

“Pantauan kami Kota Bogor lebih lenggang dibanding Sabtu pekan sebelumnya. Data dari pintu Tol Baranangsiang misalnya, pada Sabtu lalu (30/1/2021) sampai jam 12 siang ada 11.000-an kendaraan yang masuk. Tetapi Sabtu hari ini, sampai jam yang sama masuk 8.000-an kendaraan. Berarti berkurang sekitar 30 persen,” ungkap Bima.

“Di pos penyekatan exit Tol Baranangsiang, petugas juga mencatat ada sekitar 40 persen kendaraan yang dipersilahkan putar balik. Umumnya mereka bisa menerima karena memang hanya jalan-jalan dan lain sebagainya. Tetapi apabila ada tujuan yang jelas, kita persilahkan untuk melanjutkan perjalanan,” tambahnya.

Hujan Guyur Kota Bogor Tembok Penahan Longsor, Berada di Jurang Rumah Milik Warga Memprihatinkan

Menurut Bima, secara umum di semua titik penyekatan dan checkpoint terlihat sekitar 80 persen warga atau pengendara sudah patuh terhadap aturan ganjil genap.

Secara keseluruhan ganjil genap ini telah mengurangi kepadatan, dan juga arus yang masuk ke Kota Bogor ataupun di dalam Kota Bogor.

"Terima kasih kepada warga yang sudah menyesuaikan untuk tidak masuk atau berkendara, kecuali warga punya alasan yang jelas, bertugas, dinas, maupun pelayanan publik. Kami mohon pengertiannya dulu, untuk kebaikan semua agar kasus positif ini bisa kita tekan semaksimal mungkin,” tutur Bima.

Cerita Istri Tangkap Tangan Oknum Polres Bogor yang Selingkuh dengan Wanita Idaman Lain

Bima menyatakan bahwa tujuan ganjil genap ini untuk mengurangi mobilitas warga dan untuk menekan penularan Covid-19.

“Mobilitas warga sudah bisa ditekan di akhir minggu ini. Tetapi untuk yang menekan penularan, kita masih harus lihat minggu depan," tuturnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved