Selasa, 21 April 2026

Sidak Posko PPKM di Parung dan Gunung Sindur, Bupati Ade Yasin Minta Pasien Isolasi Mandiri Dipantau

Peninjauan ini dilakukan untuk melihat pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro di Kabupaten Bogor.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Murtopo
Wartakotalive.com/Hironimus Rama
Bupati Bogor Ade Yasin meninjau Pos Komando (Posko) Satgas Covid-19 di Desa Jabon Mekar, Kecamatan Parung, dan Desa Curug, Kecamatan Gunungsindur pada Selasa (9/2/2021). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Hironimus Rama 

WARTAKOTALIVE.COM, PARUNG - Bupati Bogor Ade Yasin meninjau Pos Komando (Posko) Satgas Covid-19 di Desa Jabon Mekar, Kecamatan Parung, dan Desa Curug, Kecamatan Gunungsindur pada Selasa (9/2/2021).

Peninjauan ini dilakukan untuk melihat pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro di Kabupaten Bogor.

“Hari ini kita pantau Posko-posko yang dipersiapkan di tingkat desa dan RT/RW. Alhamdulillah di setiap Posko sudah tercatat berapa RT/RW yang terjadi penularan,” kata Ade di Parung, Selasa (9/2/2021).

Ade meminta agar level kewaspadaan setiap RT/RW dicatat, apakah hijau, kuning atau merah. 

Kakorlantas Irjen Istiono Sambangi Terminal Pulogebang, Pantau Penerapan Prokes PPKM Mikro

Satpol PP DKI Segel Bar Geisha yang Kedapatan Melanggar Aturan PPKM

“Kita minta di setiap desa melakukan hal serupa supaya semua terpantau,” ujarnya.

Ade juga meminta agar pasien isolasi mandiri juga terpantau dengan baik.

“Kadang-kadang yang melakukan isolasi mandiri tidak terpantau,” pinta Ade

Agar isolasi mandiri lebih efektif, Ade menyarankan untuk memaksimalkan rumah isolasi yang dimiliki Kabupaten Bogor yaitu di Kemang dan Cibogo. 

Terkait PPKM Mikro, DKI Sudah Lebih Dulu Menerapkan Kebijakan Wilayah Pengendalian Ketat

PPKM Mikro, Mall dan Restoran Buka hingga Pukul 21.00, Netty: Ini Bukan Pengetatan tapi Pelonggaran

“Isolasi mandiri lebih baik di Kemang atau Cibogo. Di sana mereka akan terpantau kesehatannya setiap hari, diperhatikan kebutuhan makannya, diberi vitamin dan lain-lain. Jadi bisa lebih cepat pemulihannya dari pada isolasi mandiri di rumah,” jelasnya. 

Nanti, lanjut Ade, kita akan pantau semua, setiap desa tidak punya alasan untuk tidak membangun Posko karena sudah punya Anggaran Dana Desa.

“Terpenting saat ini adalah setiap orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 bisa terpantau dan terbantu oleh masyarakat, sehingga dapat menurunkan tingkat penularan,” tambah politisi PPP ini.

Pemerintah Terapkan PPKM Mikro, Petugas RT/RW Jadi Informan

Sebetulnya Satgas di tingkat kecamatan dan tingkat desa sudah terbentuk sejak tahun lalu. Namun saat ini digiatkan kembali.

“Intinya sekarang ini kita giatkan kembali supaya kita sadar, masyarakat sadar, bahwa Penanganan covid-19 jangan setengah-setengah, penanganannya harus tuntas,” pungkas Ade.

Sebagai informasi, PPKM Mikro di Kabupaten Bogor mulai berlaku pada 9 Februari hingga 22 Februari 2021. 

Ada sejumlah pembatasan kegiatan masyarakat dalam PPKM Mikro ini.

Sebut saja, Work from Home 50 persen bagi perkantoran, kapasitas 50 persen bagi restoran dan cafe, hingga sektor ritel yang diperkenankan beroperasi hingga pukul 21.00 WIB.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved