Sudah Surplus, YLKI Beri Catatan PR untuk BPJS Kesehatan Terkait Pelayanan
Meski alami surplus, BPJS Kesehatan tetap mendapatkan beberapa catatan dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) terkait pelayanan.
Penulis: Desy Selviany |
Terutama saat ini BPJS Kesehatan telah dapat menyelesaikan masalah pengelolaan keuangan sehingga kedepan targetnya adalah mengembangkan inovasi untuk peningkatan pelayanan.
• BPJS Sebut Masyarakat Depok di Program JKN-KIS Dapat Subsidi dan Keringanan Tunggakan BPJS Kesehatan
Misalnya saja saat ini yang tengah dikembangkan BPJS Kesehatan adalah aplikasi pelayanan kesehatan melalui online.
Dimana perserta yang memiliki komorbid hanya tinggal akses aplikasi yang terhubung dengan BPJS mobile untuk mendapatkan perpanjangan resep dokter.
Sementara itu berdasarkan hasil survei kepuasaan perserta terhadap pelayanan BPJS Kesehatan dianggap meningkat.
• Antisipasi Terkena Cedera, Diharapkan Setiap Atlet Harus Memiliki Asuransi atau BPJS
"Di tahun 2020 ini, 8 dari 10 perserta BPJS mengaku puas dengan pelayanan BPJS Kesehatan," ujar Fachmi.
Dimana di tahun 2016 tingkat kepuasan perserta BPJS hanya 78,6 persen. Angka itu naik di tahun 2020 menjadi 81,5 persen.
Kenaikan tingkat kepuasan perserta BPJS juga diikuti dengan kenaikan kepuasan fasilitas kesehatan.
Di tahun 2016 kepuasan fasilitas kesehatan 76,2 persen. Di tahun 2020 angkanya naik menjadi 81,3 persen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/tulus-abadi-ylki_20180401_135026.jpg)