Breaking News:

Lockdown Weekend

Fraksi PKS DPRD DKI Dukung Anies Baswedan Terapkan Lockdown Weekend untuk Menekan Virus Corona

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diminta untuk mengkaji usulan lockdown weekend dengan matang bila kebijakan itu diterapkan.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Valentino Verry
jakarta.go.id/pri
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diminta untuk mengkaji usulan lockdown weekend (karantina akhir pekan) dengan matang bila kebijakan itu diterapkan. Sebab, kebijakan itu diyakini bisa menekan laju penyebaran virus corona. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diminta untuk mengkaji usulan lockdown weekend (karantina akhir pekan) dengan matang bila kebijakan itu diterapkan.

Persiapan yang harus dilakukan di antaranya, perangkat peraturan yang akan jadi landasan hukum kebijakan tersebut dan hal apa saja yang dilarang dilakukan selama akhir pekan, serta batas waktu pemberlakukannya.

Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Mohammad Arifin, mengatakan Pemprov DKI juga harus melakukan mitigasi terhadap dampak yang timbul di masyarakat jika kebijakan tersebut dilaksanakan.

Contohnya, bagaimana masyarakat memenuhi kebutuhan pokoknya selama akhir pekan maupun pengalihan kegiatan yang biasa dilakukan di akhir pekan.

“Termasuk antisipasi jika masyarakat memenuhi pusat perbelanjaan ataupun pasar sebelum pembatasan kegiatan dilakukan di akhir pekan,” kata Arifin, Jumat (5/2/2021)

Arifin menyadari, diperlukan kebijakan yang bisa lebih memberi efek kejut di masyarakat untuk menekan penularan Covid-19 yang terus naik.

Pembatasan ini juga bertujuan untuk mengurangi mobilitas di hari libur maupun interaksi tanpa menggunakan masker di pemukiman yang masih banyak ditemui dan menjadi salah satu sumber penularan Covid-19.

“Pembatasan kegiatan dalam bentuk lockdown akhir pekan ini jika betul-betul dijalankan dan dipatuhi masyarakat, akan berdampak pada penurunan kasus Covid-19 di Jakarta,” ujar Arifin.

Namun, anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta ini juga mengingatkan, selain persiapan yang matang, Pemprov DKI juga harus melakukan sosialisasi yang menyeluruh kepada berbagai elemen masyarakat sebelum menjalankan kebijakan ini.

Sosialisasi ditujukan kepada pengelola tempat hiburan, pusat perbelanjaan, pasar dan berbagai kegiatan yang biasa dikunjungi warga saat liburan.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved