Hari Raya Imlek
Diskon Parcel Imlek Berisi Kue-Kue Menarik di Tokopedia, Harganya Murah Banget
Perayaan imlek sudah dekat. Tak ada salahnya mulai menyiapkan parcel imlek untuk dikirimkan ke kerabat dekat, rekan bisnis, dan lainnya.
Ditulis wikipedia, Santo Valentinus menjadi martir karena ia menolak untuk menangkal Yesus Kristus di depan Kaisar Claudius pada tahun 269.
Website katolisitas-indonesia.blogspot.com menulis tanggal kematian Santo Valentinus adalah 24 Februari 269.
Oleh wikipedia, Kaisar Claudius yang memerintahkan penangkapan dan menghukum mati Valentinus disebut beragama Paganisme Romawi.
Kendati meninggal pada tahun 269, Valentinus baru menjadi Santo Valentinus pada tahun 496 ketika Gereja Katolik dipimpin Paus Gelasius I.
Diyakini baru jadi Santo pada tahun 496 lantaran Paus Gelasius I menetapkan tanggal perayaan hari Santo Valentinus baru pada tahun 496.
Ditetapkan bahwa hari raya Santo Valentinus jatuh pada tanggal 14 Februari setiap tahun.
Artinya kemartiran Valentinus baru diakui dan diberi gelar santo setelah 200 tahun lebih kematiannya.
• UPDATE Covid-19 di Indonesia: Pasien Sembuh Bertambah 11.641, DKI Total Kasus Sembuh Terbanyak
Ya, hal itu lantaran penyelidikan seseorang untuk disebut martir lalu mendapat gelar santo memang memakan waktu yang panjang.
Sebelum menjadi Santo, Valentinus adalah seorang Uskup di wilayah Terni. Artinya ia sebenarnya memang Imam Gereja Katolik.
Di masa Valentinus menjadi Uskup, Kaisar Claudius mengeluarkan aturan tidak boleh ada pernikahan.
Hal itu terjadi karena Roma tengah perang dan Kaisar Claudius kesal karena banyak pemuda menolak berperang karena tidak mau berpisah dengan kekasihnya.
Di lain sisi, Uskup Valentinus sebelumnya sangat menentang sebuah tradisi Romawi yang dirayakan setiap 14 Februari.
Setiap 14 Februari, para laki-laki menarik undian dari sebuah wadah yang besar, yang berisi nama para wanita yang akan menjadi pasangan mereka dalam berbagai bentuk perayaan pada tanggal tersebut, untuk menghormati dewi cinta Romawi yang bernama Februata Juno.
Uskup Valentinus adalah orang yang paling menentang tersebut karena dianggap sebagai menyembah berhala.
Tapi perlahan banyak orang Roma jadi pengikut Gereja Katolik.
Saat Kaisar Claudius melarang perkawinan inilah kemudian Uskup Valentinus diam-diam memberikan sakramen perkawinan bagi mereka yang telah menganut Kristiani.
• MILITER Blokir Facebook seusai Ratusan Ribu Orang Lawan Penguasa Kudeta Myanmar Bela San Suu Kyi
Akibat itulah Uskup Valentinus kemudian dipenjara dan dihukum mati.
Gereja Katolik kemudian menjadikan tanggal 14 Februari sebagai hari raya Santo Valentinus.
Namun, Gereja Katolik kemudian menghapus hari raya Santo Valentinus mulai tahun 1969.
Wikipedia menulis hari raya ini dihapus dari kalender gerejawi sebagai bagian dari sebuah usaha yang lebih luas untuk menghapus santo-santa yang asal-muasalnya bisa dipertanyakan dan hanya berbasis legenda saja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/promo-dan-diskon-imlek-2021.jpg)