Breaking News:

Silaturahmi ke PBNU, Kapolri Ungkap Dirinya Sudah Dianggap Warga Nahdliyin Cabang Nasrani

Di hadapan pengurus PBNU, Jenderal Sigit sempat menceritakan rekam jejaknya yang dekat dengan sejumlah tokoh agama dan ulama NU.

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/IGMAN IBRAHIM
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersilaturahmi ke Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Jakarta Pusat, Kamis (28/1/2021). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersilaturahmi ke Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Jakarta Pusat, Kamis (28/1/2021).

Di hadapan pengurus PBNU, Jenderal Sigit sempat menceritakan rekam jejaknya yang dekat dengan sejumlah tokoh agama dan ulama NU.

Padahal, dia merupakan seorang Nasrani.

Baca juga: Ambroncius Nababan Berharap Ada Jalan Damai dengan Natalius Pigai

Sigit mengaku selalu didampingi para kiai saat masih menjabat Kapolres Pati pada 2009 silam.

Seseorang kiai di sana sampai menyatakan bahwa Listyo telah menjadi bagian warga NU.

"Jadi begini pak, ini ada ceritanya pada saat itu saya menjadi Kapolres Pati, yang saat itu mendampingi saya paling sering kiai."

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Indonesia 28 Januari 2021: Pasien Baru Tambah 13.695, 10.974 Sembuh, 476 Wafat

"Beliau ngobrol dan pada saat itu bilang bahwa 'sampeyan ini sudah menjadi di warga NU'," ungkap Listyo.

Beberapa tahun berselang, Listyo yang telah menjadi Kapolda Banten pada 2016, bertemu Maruf Amin yang ketika itu masih menjabat Rais Aam NU.

Dia menanyakan apakah dia masih dianggap menjadi bagian NU.

Baca juga: Terbukti Dapat e-Mail Soal Red Notice dari Anita Kolopaking, Djoko Tjandra Tetap Berkelit

Ketika itu pun, Maruf Amin menganggap dirinya sebagai warga Nahdliyin Cabang Nasrani.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved