Kasus John Kei

Tanggapi Eksepsi, JPU Layangkan Tiga Tanggapan Atas Eksepsi yang Diajukan John Kei

Tanggapi Eksepsi John Kei, JPU layangkan tiga tanggapan atas eksepsi yang diajukan oleh John Kei. JPU: Tuduhan Prematur

Penulis: Desy Selviany | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Suasana sidang kasus pembunuhan dengan terdakwa John Kei di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Jakarta Barat pada Rabu (27/1/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Jaksa Penuntut Umum (JPU) menanggapi eksepsi yang dilayangkan tim kuasa hukum John Kei. Mereka meminta majelis hakim untuk menolak eksepsi John Kei.

Hal itu disampaikan seorang JPU dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (27/1/2021).

Dalam sidang yang beragendakan tanggapan JPU itu, Jaksa menjawab tuduhan kuasa hukum dalam eksepsi.

Mereka menyebut tuduhan tersebut tidak sesuai fakta.

Sebab, tuduhan-tuduhan yang dilontarkan kuasa hukum atas dakwaan tersebut seharusnya dibuktikan dalam persidangan sehingga bukan lewat eksepsi.

"Terhadap materi atau pokok perkara tersebut pemeriksaannya dilakukan pada tahap lain dalam proses pemeriksaan sidang selanjutnya, bukan pada tahap eksepsi," kata seorang JPU menanggapi eksepsi John Kei.

Sehingga menurut JPU, eksepsi yang disampaikan kuasa hukum hanya didasarkan kepada asumsi-asumi semata tanpa terlebih dahulu memeriksa alat bukti serta mempertimbangkan barang bukti yang diajukan oleh Penuntut Umum.

Sehingga seharusnya keberatan yang diajukan Tim Penasihat Hukum tidak terhadap hal-hal yang bersifat materi pokok perkara yang harus di periksa di persidangan.

Baca juga: Mengaku Menantu Mantan Petinggi Polri, Pasutri Sukses Tipu Korban Hingga Rp 39,5 Miliar

Pihak JPU juga menilai beberapa tuduhan kuasa hukum John Kei terhadap dakwaan dianggap masih terlalu premature (terlalu cepat).

Maka dari itu JPU menjamin telah merinci dakwaan sesuai dengan Pasal 143 ayat (2) KUHAP.  

Maka dari itu JPU layangkan tiga tanggapan atas eksepsi yang diajukan oleh John Kei.

Pertama mereka menolak keberatan (eksepsi) yang diajukan Tim Penasihat Hukum John Kei untuk seluruhnya.

Baca juga: Nus Kei Bersama Belasan Pengikutnya Hadiri Sidang John Kei

Kedua JPU menyatakan Surat Dakwaan Penuntut Umum sudah disusun sesuai dengan ketentuan Pasal 143 ayat (2) KUHAP sehingga dapat dipergunakan dalam pemeriksaan perkara ini.

Ketiga mereka meminta majelis hakim melanjutkan pemeriksaan perkara ini dengan agenda pemeriksaan alat bukti dan barang bukti.

"Demikian tanggapan dari kami atas keberatan Penasihat Hukum terdakwa John Kei yang kami bacakan dan diserahkan dalam sidang pada Hari ini Rabu tanggal 27 Januari 2021," terangnya.

Diberitakan sebelumnya John Kei ajukan eksepsi atas dakwaan JPU. Ia mengaku tidak pernah merencanakan pembunuhan atau penganiayaan atas Nus Kei.

Ia mengaku hanya meminta Daniel Far Far untuk menagih utang Rp1 Miliar yang dipinjam Nus Kei terhadapnya. (m24)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved